KORANJURI.COM – Teka-teki pengisian jabatan tertinggi birokrasi di Kabupaten Purworejo akhirnya terjawab.
Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti SH, resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Suranto S.Sos MPA sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di Ruang Arahiwang, Komplek Setda Purworejo, Selasa (28/01/2026).
Pelantikan ini menjadi momen bersejarah mengingat jabatan Sekda Purworejo sempat mengalami kekosongan selama hampir dua tahun, tepatnya sejak 1 Februari 2024. Selain Sekda, Bupati juga melantik sejumlah pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Purworejo.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa terpilihnya Suranto merupakan hasil dari proses seleksi terbuka (open bidding) yang dimulai sejak September tahun lalu. Ia memastikan seluruh tahapan berjalan objektif, kompetitif, dan sesuai regulasi.
“Pelantikan ini menandai berakhirnya proses seleksi pengisian jabatan Sekda. Saya berharap Saudara Suranto dapat menjadi motor penggerak bagi seluruh jajaran Pemkab Purworejo untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, dan profesional,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dr. Tolkha Amaruddin yang telah menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekda selama enam bulan terakhir dengan dedikasi tinggi.
Ditemui usai pelantikan, Sekda Purworejo Suranto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh panitia seleksi. Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera merapatkan barisan.
“Kami mohon dukungan dari teman-teman kepala OPD, asisten, kabag, hingga camat. Kita harus merapatkan barisan semata-mata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menyukseskan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati,” tegas Suranto.
Saat ditanya mengenai langkah selanjutnya setelah menjadi sekda, Suranto menekankan pentingnya mempertahankan capaian yang sudah baik dan memperbaiki kekurangan yang ada. Fokus utamanya adalah mewujudkan visi Purworejo yang “Berseri” (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius) dan tetap menjaga suasana “Guyub Rukun”.
“Hal-hal yang sudah berjalan baik kita pertahankan, yang kurang tentu kita tingkatkan agar kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Purworejo benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan dan jajaran perangkat daerah yang hadir. (Jon)





