Polisi Bongkar Paket Retur Biji Kokain dari Republik Ceko, Pelaku Tanam Sendiri di Rumah

    


Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap penjualan biji kokain dan perdagangan ilegal sabu-sabu serta ekstasi - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Paket kiriman sejumlah boneka jari dari Republik Ceko, dibongkar petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, pada 1 Agustus 2022.

Paket tersebut diketahui sebagai barang retur yang dikembalikan ke pengirimnya di Indonesia. Curiga dengan paket kiriman retur itu, petugas membongkar isinya dan diketahui berisi biji tanaman.

“Setelah diteliti di lab ternyata isinya biji kokain atau koka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Jumat, 5 Agustus 2022.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kemudian membuntuti pengembalian paket retur ke alamat pengirim. Diketahui, paket tersebut beralamat di Perumahan Green Valley Residence Blok E No. 34 RT.07/01, Pasir Layung Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

Dalam kasus itu, pengirim paket berinisial SDS. Polisi mengamankan pelaku beserta barang bukti 200 biji koka, 3 pohon tanaman koka dan sejumlah finger puppet yang digunakan untuk modus kamuflase pengiriman biji koka.

Endra Zulpan mengatakan, pelaku menanam sendiri pohon kokain sejak tahun 2003 di halaman rumahnya yang luas. Pelaku mendapatkan biji kokain dari tanaman pohon kokain di area terbuka Kebun Raya Bogor.

“Tersangka menjual biji kokain melalui pemesanan yang dilakukan lewat email. Pembayarannya dengan menggunakan bitcoin yang ditransfer ke rekening tersangka,” kata Endra Zulpan.

Harga satu paket berisi 25 biji coca dijual US$40. Dalam sebulan, tersangka 5-7 kali pengiriman biji-biji kokain melalui DHL atau via Pos ke negara seperti, USA, Eropa, Australia, Republik Ceko.

Selain penjualan biji kokain, Ditresnaskoba Polda Metro Jaya juga mengungkap peredaran 4,5 kg sabu-sabu dan 1.666 butir ekstasi. (Bob)