KORANJURI.COM – Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dokkes Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan kasus kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi pada Senin 7 Februari 2022 pukul 00.30 WIB malam.
Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Pasar Senen, Jakarta Pusat itu mengakibatkan kendaraan sedan Toyota Camry nopol B 1102 NBY itu terbakar dan menewaskan dua orang.
Dirlantas PMJ Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, kedua orang tersebut belum dapat diketahui identitasnya.
“Karena kondisinya terbakar 100 persen sehingga saat kejadian jenazah kita kirimkan ke RSCM,” ujar Sambodo di Mapolda Senin (7/2/2022).
Menurut Sambodo, dalam rangka proses identifikasi identitas dari kedua korban tersebut maka tadi malam pukul 23.00 kedua jenazah dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan proses DVI dan identifikasi.
“Tadi sore salah satu korban telah diketahui identitasnya, nanti bagaimana proses identifikasi jenazah yang berhasil diketahui akan disampaikan pak Kabiddokes PMJ,” kata Sambodo.
Sementara, Kabid Dokkes PMJ Kombes Didiet menjelaskan, pijaknya menerima kiriman dua jenazah yang masuk ke RS polri Kramat Jati.
“Kami sudah memulai operasi DVI yakni mencari kejelasan identitasnya siapa dua jenazah yang hangus terbakar” kata Didiet.
Ditambahkan, dari hasil DVI pihaknya mendapatkan beberapa tanda-tanda dan sudah teridentifikasi melalui data postmortem.
“Untuk menegakkan suatu diagnosa kami kumpulkan data ada data otodogram, data DNA ada bekas medical check up nya dan fotografinya,” ujar Didiet.
“Alhamdulilah jenazah pertama ini sudah kami dapatkan datanya, yang bersangkutan adalah seseorang yang sudah kami punya data-data otodogramnya,” tambahnya.
Didiet menambabkan, beberapa bagian menunjukan 100% korban dipastikan bernama Novandi Arya Kharisma usia 31 tahun.
Disisi lain Sambodo menambahkan, korban Novandi Arya Kharisma adalah anggota Polri yang saat ini bertugas di Polda Kalimantan Timur dan korban anak Gubernur Kalimantan Utara.
“Saat ini penyelidikan masih berlangsung walaupun nanti kemungkinan akan di SP3 karena ini Laka tunggal dan pengemudi meninggal dunia namun kami akan berupaya terus menentukan siapa yang jadi pengemudi pada malam hari itu,” kata Sambodo. (Bob)





