Polisi Belum Temukan Indikasi ‘Teror’ Pria Bercadar di Kroyo

oleh
Kapolsek Gebang, AKP Supriyadi, didampingi Kepala Desa Kroyo, Suprayitno, dan Babinsa setempat - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Warga Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, belakangan ini dihebohkan dengan beredarnya kabar, adanya lelaki bercadar yang memasuki rumah beberapa warga dan bertindak asusila dengan penghuni wanitanya.

Si lelaki misterius ini, dikabarkan pula telah ‘menggerayangi’ sebelas wanita di desa ini. Adanya isu ini, sempat membuat warga setempat resah.

Menanggapi hal ini, Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, melalui Kapolsek Gebang, AKP Supriyadi menjelaskan, bahwa pihaknya telah menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

Diakuinya, sekitar dua minggu lalu, ada laporan yang masuk ke polisi, tentang dugaan percobaan pencurian yang menimpa Hakim, salah seorang warga.

“Sampai saat ini, polisi berupaya mengungkap identitas terduga pelaku dan motif pelaku yang masuk rumah tanpa izin itu,” ungkap Supriyadi, Kamis (19/9).

Terkait adanya isu lelaki bercadar yang berbuat asusila terhadap sejumlah wanita tersebut, Supriyadi mengatakan, penyelidikan awal polisi sampai saat ini belum menemukan adanya indikasi perbuatan asusila, maupun dugaan pencurian. Karena tidak ada satupun barang milik para saksi yang hilang.

“Tidak ada dan belum ada yang mengarah ke pencabulan. Dari beberapa keterangan korban, pelaku baru masuk ke dalam rumah, setelah ada teriakan dari korban pelaku lari,” ujar Supriyadi.

Kejadian tersebut, dari pengakuan beberapa warga yang jadi korban, terjadi dalam rentang waktu yang berbeda, sebelum adanya laporan dugaan pencurian yang terjadi di rumah Hakim.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Namun sampai saat ini belum menemukan bukti adanya pencabulan” tegas Supriyadi, didampingi Kepala Desa Kroyo, Suprayitno.

Dengan kejadian ini, Supriyadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah, termakan isu yang belum pasti, tetap beraktivitas seperti biasa, dan masyarakat lebih aktif menggiatkan poskamling. (Jon)