Perusahaan PMA Tsubasa International Gandeng ITB STIKOM Bali kirim Mahasiswa ke Jepang

oleh
Penandatanganan kerjasama pengiriman mahasiswa ke Jepang menggunakan visa kerja atau Tokutei Ginou antara ITB STIKOM Bali bersama PT Tsubasa International Academy/ist

“Inti yang mau saya katakan, 5 tahun nanti mahasiswa kami yang pulang dari Jepang penampilannya sudah jauh berbeda. Dia bisa membuka lapangan kerja bagi dirinya dan orang lain. Bandingkan dalam periode yang sama, seorang yang tamat kuliah di Indonesia masih cari kerja atau sudah kerja tapi penghasilannya pas-pasan,” jelas Dadang.

Rahman Sabon Nama, SE, staf khusus ITB STIKOM Bali yang mengurus mahasiswa ke Jepang menambahkan, sebenarnya syarat agar bisa bekerja di Jepang menggunakan visa kerja atau Tokutei Goniu sangat gampang.

Calon pekerja hanya memerlukan kemampuan berbahasa Jepang yang dibuktikan dengan sertifikat Bahasa Jepang Level N-4 dan sertifikat pekerja berketerampilan khusus atau Specified Skill Worker (SSW), serta keterangan sehat jasmani dan rohani.

“Peluang kerja di Jepang sangat banyak. Itulah maka Pak rektor meluncurkan program kuliah di ITB STIKOM Bali sambil kerja di Jepang. Para mahasiswa hanya bayar Rp 6 juta, mereka kuliah dulu satu semester di Bali sambil kursus bahasa Jepang di LPK DARMA. Kalau sudah lulus N4 dan SSW, barulah mereka terbang ke Jepang. Meski belum dipublis secara luas, sudah 20 orang terdaftar mengikuti program ini,” kata Rahman.

Menurut Rahman, waktu enam bulan kursus bahasa Jepang itu sebenarnya sudah cukup karena Level N-4 itu tidak terlalu sulit, asal calon harus punya kemauan kuat untuk belajar bahasa Jepang, baik lisan maupun tulisan.

“Level N-4 itu sama seperti peserta magang atau Jissuusei. Bedanya, kalo magang sertifikat N-4 dikeluarkan oleh LPK penyelenggara magang, seperti dilaksanakan oleh LPK DARMA selama ini. Sedangkan untuk visa Tokutei Ginou sertifkat bahasa Jepang dikeluarkan oleh lembaga khusus, seperti Japan Foundation,” Rahman menjelaskan.

Direktur LPK DARMA Drs. Dede Heryadhy, MM menambahkan, animo anak muda Bali ke Jepang sebagai peserta magang selama ini sangat tinggi. Disebutkan, sejak tahun 2018 sampai sekarang LPK DARMA sudah mengirim sedikit 515 peserta magang. Sebagian sudah selesai magang dan berpindah ke visa kerja, ada yang pulang ke Indonesia, dan sebagian lagi masih mengikuti magang.