Peringati WCD, Siswa SMPN 13 Purworejo Gelar Aksi Bersih-bersih Sampah

oleh
Peringati World Cleanup Day Indonesia 2023, siswa SMPN 13 Purworejo gelar aksi bersih-bersih sampah, Sabtu (23/09/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memperingati World Cleanup Day Indonesia 2023, atau Hari Bersih-bersih Sedunia, siswa SMPN 13 Purworejo menggelar aksi sosial dengan membersihkan lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar dari sampah.

Aksi nyata yang digelar Sabtu (23/09/2023) pagi ini diikuti semua siswa dari kelas 7, 8 dan 9. Sebelum siswa membersihkan lingkungan sekitar sekolah, mereka terlebih dahulu melakukan aksi bersih-bersih di lingkup sekolah.

Titin Susilaningsih, S.Pd.Si., Ketua Adiwiyata SMPN 13 Purworejo menyebut, dalam aksi memperingati WCD ini, siswa membersihkan lingkungan dari sampah. Jadi sampah-sampah yang ada dipungut dan dikumpulkan.

“Untuk aksi di lingkungan sekitar sekolah, siswa kita bagi. Kelas 7 membersihkan di pinggiran kali, kelas 8 parit depan sekolah dan kelas 9 sampai area terminal,” jelas Titin, di sela kegiatan.

Menurutnya, dari sampah yang dikumpulkan, dipilah-pilah sesuai jenisnya di bank sampah sekolah. Jadi dibedakan antara sampah residu, sampah organik dan non organik. Sampah-sampah yang bisa dimanfaatkan, didaur ulang kembali. Sementara yang tak bisa didaur ulang, dibawa ke TPA (tempat pembuangan akhir).

Dengan aksi bersih-bersih lingkungan ini, Titin berharap bisa untuk menumbuhkan kesadaran anak untuk menjaga bumi dari sampah. Sehingga nanti harapannya anak-anak menjadi sadar dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Kesadaran ini tidak hanya diterapkan di sekolah, tapi juga di lingkungan masing-masing,” ungkap Titin, yang didampingi Teguh Winarso, S.Pd., M.Pd., Waka Kesiswaan.

Disampaikan oleh Titin, WCD merupakan aksi sosial global tahunan yang selalu diadakan tiap tahun. Dengan aksi bersih-bersih lingkungan, dengan mengajak anak untuk membersihkan lingkungan sekolah bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran menjaga bumi dari sampah.

“Sebagai sekolah Adiwiyata, kita memang punya tugas untuk menjaga lingkungan supaya tetap bersih dari sampah serta menjaga kelestarian alam dengan menghijaukan sekolah,” terang Titin.

Teguh Winarso menambahkan, aksi bersih-bersih lingkungan dalam rangka memperingati WCD, juga bagian dari kegiatan Jeda Tengah Semester. Di hari sebelumnya, Jum’at (22/09/2023), siswa beserta seluruh guru dan karyawan mengikuti kegiatan jalan sehat dengan menempuh rute sepanjang kurang lebih 10 km.

“Kegiatan jalan sehat sebagai bentuk refreshing setelah minggu sebelumnya siswa berkutat dengan soal-soal PTS dan Penilaian Sumatif bersama,” jelas Teguh.

Dengan jalan sehat berkeliling lingkungan sekitar sekolah, menurut Teguh, juga bermanfaat bagi siswa, karena mereka menjadi lebih mengenal lingkungannya. Banyak hal-hal baru yang mereka dapatkan selama perjalanan, yang tak mereka dapatkan di sekolah.

Kepala SMPN 13 Purworejo Achmad Yulianto, S.Pd., menyebut, dengan kegiatan Jeda Tengah Semester siswa diharapkan menjadi lebih fresh. Siswa memerlukan relaksasi supaya tidak merasa jenuh atau bosan dengan pembelajaran.

“Selama kegiatan, siswa sangat antusias. Mereka menjadi gembira, pikirannya tidak suntuk dan bisa lebih saling mengenal teman-temannya,” kata Yulianto.

Dengan aksi bersih-bersih lingkungan, kata Yulianto, selain sebagai bentuk aksi nyata peduli lingkungan, juga untuk mengedukasi masyarakat supaya lebih peduli terhadap lingkungan.

“Dari hasil bersih-bersih lingkungan, kita berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 347 kg, terdiri dari sampah organik, an organik dan residu,” pungkas Yulianto. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS