KORANJURI.COM – Di usianya yang masih anak-anak, siswa diberi kesempatan untuk menyiapkan masa depan, dengan pemberian motivasi untuk bisa semangat dalam mencapai cita-cita dan supaya dimudahkan.
Caranya, secara dhohir belajar sungguh-sungguh, juga secara amal dengan pertolongan Alloh, dengan memperbaiki amalan, dengan meneladani sifat Nabi kaitannya dengan karakter, akhlak dan perilaku yang baik.
Hal itu diungkapkan KH Abdurrahman Sudarman, Pengasuh Ponpes Raudhah Al Wihdah, Kerep, Kemiri, dalam tausiahnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peringatan Hari Santri Nasional di SMPN 13 Purworejo, Sabtu (22/10/2022).
“Harapannya, setalah mereka memiliki semangat, secara bertahap akan menjadi anak yang baik, yaitu baik pada orangtuanya, dengan berakhlak baik, sekolah yang sungguh-sungguh serta memiliki rasa tanggungjawab. Kepada guru punya adab yang baik, karena bagaimanapun juga seorang guru sangatlah berjasa, karena memberikan ilmu, ikut memikirkan dengan perhatian dan kasih sayang,” ujar Abdurrahman di hadapan para siswa, guru dan karyawan SMPN 13 Purworejo.
Yang terjadi saat ini, menurut Abdurahman, satu keadaan yang harus dihadapi dengan kondisi karakter kanak-kanak yang belum sesuai harapan. Untuk itu tidak boleh putus asa, dengan banyak mencari sumber ilmu, informasi, bagaimana menghadapi tantangan dalam hal pembinaan anak.
“Secara dhohir menempuh dengan tuntutan pembelajaran sekarang. Secara amal, dengan karakter yang baik. Agama tidak hanya ibadah. Apa saja kehidupan manusia kalau itu sesuai perintah Allah dengan cara nabi, sesuai aturan agama, ya menjadi amal agama,” ujar Abdurrahman.
Apa yang disampaikan KH Abdurrahman Sudarman, menjadi acara inti dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPN 13 Purworejo yang bertemakan ‘Meneladani Akhlak Rosululloh SAW sebagai Bekal Pribadi yang Unggul dan Kita Tingkatkan Semangat Kepedulian pada Sesama di Tengah Era Millenial’.
Menurut Kepala SMPN 13 Purworejo, Achmad Yulianto, S.Pd., dipilihnya KH Abdurrahman Sudarman sebagai pengisi dalam peringatan Maulid Nabi, karena beliau itu sosok yang memberi perhatian kepada generasi muda khususnya, untuk menjadi generasi yang idaman sesuai harapan orangtua, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, dengan harapan mudah-mudahan anak-anak ada perubahan baik menuju lebih baik lagi.
“Semoga anak-anak bertambah wawasan keagamaan dan mudah-mudahan bisa mempraktekkan di kehidupan sehari-hari. Ada perubahan amalan dalam kehidupan sehari-hari seperti ibadah, akhlak lebih baik lagi. Yang kurang baik bisa terbawa menjadi baik,” harap Achmad Yulianto.
Muhammad Zaenal Nasikhin, S.Pd., selaku Ketua Panitia menjelaskan, sebelum acara inti peringatan Maulid Nabi dan Peringatan Hari Santri Nasional, diawali dengan penampilan Hadroh yang membawakan lagu-lagu sholawat, bacaan ayat suci Al Qur’an oleh Kenza, kelas 8C, peraih juara 2 lomba Tilawah Al Qur’an tingkat kecamatan, serta pembacaan kitab Al Barzanji dari siswa kelas 9.
“Di sela kegiatan ada pemberian penghargaan bagi siswa pada bidang keagamaan. Penghargaan kita berikan pada siswa yang ibadah sholatnya paling rajin, hafalan Al Qur’anya terbanyak, mendukung program sekolah, serta peraih juara 2 lomba Tilawah Al Qur’an tingkat kecamatan,” ungkap Zaenal.
Penghargaan tersebut diberikan pihak sekolah, berdasarkan pengamatan guru, khususnya guru agama pada jam istirahat pertama. Dengan penghargaan tersebut diharapkan bisa memberi motivasi pada siswa agar mempunyai kebiasaan dalam hal ibadah dan akhlak yang baik
Siswa peraih penghargaan ini, Kenza Atika Hilwa, 8C, peraih juara 2 MTQ tingkat pelajar Kecamatan Kutoarjo, Gilang, 9F, meraih predikat anak dengan sholat terajin, Sofia Nazila, 9 A, meraih predikat anak dengan halafan surat terbanyak, serta Fina Nur Fitriati, 7c, peraih penghargaan sebagai anak yang mendukung program sekolah. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
