KORANJURI.COM – SMK Institut Indonesia (ii) Kutoarjo, yang beralamat di jalan Tentara Pelajar no.15A Kutoarjo, Purworejo, menggelar pelepasan siswa bagi siswa kelas XII tahun pelajaran 2022/2023 dan doa bersama serta pengajian, Kamis (04/05/2023) di ruang indoor setempat.
Sebanyak 267 siswa kelas XII dari 6 kompetensi keahlian, yakni, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Pemesinan (TP), Teknik Mekanik Industri (TMI), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), menjadi peserta dalam kegiatan ini, yang dimeriahkan dengan penampilan seni Hadroh dan marching band siswa.
Secara seremonial, Kepala SMK ii Kutoarjo Shinta Kusumastuti, ST., M.Pd., mengalungkan samir kepada para siswa berprestasi dari masing-masing jurusan, menandai pelepasan siswa, yang dilanjutkan dengan pengalungan samir kepada siswa lainnya oleh masing-masing ketua kompetensi keahlian.
Shinta menyebut, tujuan utama dari kegiatan tersebut untuk memberi dukungan dan doa bagi siswa kelas XII yang telah menyelesaikan studinya, dengan memberikan bekal nasehat untuk mewujudkan cita-cita hidup di jenjang selanjutnya.
“Kepada para siswa kami menekankan, bahwa tujuan sekolah SMK itu bukan untuk menjadi buruh. Bolehlah setelah lulus cari pengalaman, bekerja satu-dua tahun di perusahaan. Tapi selanjutnya mereka harus membangun impian dan hidup yang mandiri. Maka karakter yang ingin kami tumbuhkan untuk siswa SMK ii bukan sebagai pencari kerja, tapi membuka lapangan kerja,” ujar Shinta di hadapan para siswa.
Shinta mengutip apa yang disampaikan pengusaha Bob Sadino, bahwa setinggi apapun pangkatnya jika kita karyawan, kita adalah jongos. Tapi sekecil apapun usaha kita jika berwiraswasta, kita adalah bos.
Selain siswa kelas XII, kegiatan pelepasan siswa juga dihadiri semua orang tua/wali siswa kelas X, XI dan XII, dengan jumlah undangan mencapai 1.200 orang. Tujuannya, menurut Shinta, sebagai bentuk koordinasi dengan para orangtua. Bahwa Tri Pusat Pendidikan itu ada di keluarga, sekolah dan masyarakat.
“Artinya orang tua harus ikut serta dalam pengkondisian putra-putrinya bisa sukses belajar di sekolah dan juga mengkontrol pergaulan mereka di masyarakat. Tanpa hal tersebut, sebaik apaun guru di sekolah tidak akan maksimal. Karena kekuatan kami hanya sepertiga,” ungkap Shinta.
Dalam sesi doa bersama dan pengajian, yang diisi KH. Achmad Chalwani dari Ponpes An Nawawi Berjan, ditekankan pentingnya ilmu agama dan cinta negara dalam hidup.
“Kanjeng Nabi berkata, ilmu itu akan dipahamkan Allah di usia muda. Maka dalam sejarah, imam-imam mazab itu hafal Qur’an di usia anak-anak. Mumpung masih muda bekali diri dengan ilmu agama. Bahkan tokoh-tokoh bangsa ini seperti RA. Ajeng Kartini, Ki Hajar Dewantara, Ir. Soekarno itu orang-orang yang ngaji ilmu agama dengan tekun,” ujar Kyai Chalwani.
Kyai Chalwani juga berpesan kepada generasi muda, agar berhati-hati dengan kelompok-kelompok pengajian yang mencaci-maki pemimpin dan ingin mengganti Pancasila.
“Ngaji tidak harus jauh-jauh. DI sekitar kita kan sudah banyak pondok dan tokoh-tokoh yang berkhidmad pada kebaikan masyarakat,” kata Kyai Chalwani di hadapan para hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Yogi Silalahi, dalam sambutannya mewakili siswa kelas XII mengatakan, dirinya sangat senang sekolah di SMK ii yang memberi fasititas praktek yang cukup dan pembelajar yang ngemong siswa.
“Harapannya kedepan SMK ii Kutoarjo bisa terus berinovasi dan terus berkemajuan. Seperti inovasi mobil listrik, panel surya dan robotik yang telah digarap,” kata Yogi.
Terpisah, Nashocah, S.P., selaku Ketua Panitia Kegiatan menjelaskan bahwa acara pelepasan siswa dan doa bersama serta pengajian berlangsung dari jam 7.30 WIB hingga jam 13.00 WIB. Acara tersebut, merupakan kegiatan besar yang pertama kali digelar pasca covid 19.
“Selain sesi hiburan yang ditampilkan para siswa, inti dari kegiatan berupa pengajian, pesan-pesan ketua yayasan, kepala sekolah dan ketua komite serta pengalungan samir dan ikrar janji alumni,” pungkas Nashocah, sambil menyebut, kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus yayasan, Ketua Komite, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
