KORANJURI.COM – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serentak diresmikan Presiden Prabowo Subianto bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025, Senin (21/7/2025).
10 Koperasi Desa Merah Putih yang diresmikan di Bali seluruhnya berada di Kabupaten Tabanan. Ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kopdes Merah Putih itu, sebagian dipasok oleh Bulog.
“Bulog memang mendukung seperti pasokan beras premium, kelas medium SPHP, gula dan Minyak Kita,” kata Manager Administrasi dan Keuangan Bulog Kanwil Bali A. Bagus Budi Karsono.
Menurutnya, meski baru diresmikan oleh presiden namun Bulog telah melakukan dropping pasokan sejak sebulan lalu.
“Jadi sebelum diresmikan memang sudah jalan, kita sudah dropping untuk enam KDMP, sampai saat ini permintaan dari KDMP lain di Tabanan, Badung, Denpasar dan Gianyar,” kata Bagus Budi.
Menurutnya, penjualan pasokan kebutuhan pokok dari Bulog cukup bagus penjualannya.
“Cukup bagus, kita drop beras SPHP dalam satu, dua hari sudah habis minta tambahan terus,” ujarnya.
Dia mengatakan, persyaratan pengambilan beras untuk koperasi maksimal 2 ton dalam satu kali pengambilan.
“Tergantung kemampuan mereka menjual, kalau kemampuan jualnya bagus bisa ambil lagi maksimal 2 ton per sekali pengambilan,” jelasnya.
Saat peresmian serentak, Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi Desa Merah Putih kepada 10 koperasi di Kabupaten Tabanan.
Jumlah KDMP di Bali terdiri dari 80 unit di tingkat Kelurahan dan 636 berada di Desa.
Koperasi Desa Merah Putih menyediakan kebutuhan untuk pertanian seperti pupuk, perikanan hingga kebutuhan logistik.
“Saya harap Koperasi ini dikelola dengan baik, unit usahanya dan pendanaannya juga harus dikelola supaya ekonominya berputar dan sehat,” kata Wayan Koster. (Way)
