Nyaris Bangkrut, UMKM Denara Bali Meroket Kembali dengan Memanfaatkan Tokopedia

oleh
Media Workshop Tokopedia dan ShopTokopedia bersama UMKM Bali dengan menghadirkan brand produk personal care Denara Bali di Denpasar, Rabu, 28 Agustus 2024 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Berawal dari satu ruangan kosong yang ada di rumah untuk memproduksi dan meracik lulur, brand Denara Bali berkembang seperti sekarang. UMKM asal Bali yang bergerak di bidang kecantikan dan personal care itu, kini telah merambah pasar luar negeri.

CEO Denara Bali Satya Narayana (26) mengisahkan, untuk mencapai sukses seperti sekarang tidak semudah membalik telapak tangan. Usaha keluarga yang kini dikelola generasi kedua itu pernah mengalami kebangkrutan. Namun karena kegigihan dan pantang menyerah, usaha yang dikelolanya kembali meraih sukses.

“2005-2007 awal kami mengalami kebangkrutan. Saat itu ada sisa modal Rp 11 juta seperti dikisahkan orangtua saya, uang secara keseluruhan. Tapi yang disisihkan hanya Rp3 juta untuk mencoba peruntungan kita kembali,” kata Sathya di Denpasar, Rabu (28/8/2024).

Lagi-lagi, kata Sathya, usaha keduanya gagal lagi. Saat itu, usaha itu baru proses trial and error dalam membuat lulur dan sabun perawatan. Bahkan menurutnya, produk yang dihasilkan tidak bisa dipakai.

“Tapi kedua orangtua saya tidak menyerah dan berkat kegigihannya, selama setahun mencoba akhirnya berhasil dan ketemu formulasi yang pas dan itu digunakan sampai sekarang,” kata Sathya.

Persyaratan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga jadi kendala sebagai UMKM baru yang masih merangkak. Namun, kata Sathya, kendala itu mampu terlewati hingga usahanya itu punya pabrik secara mandiri.

Situasi sulit hingga nyaris bangkrut, menjadi titik tolak Denara Bali untuk berkembang dan memperluas jaringan pasar hingga omzetnya melonjak tiga kali lipat. Sathya mengatakan, saat ini dirinya merambah penjualan secara online dan memanfaatkan kampanye serta fitur di Tokopedia dan ShopTokopedia.

“Fitur Tokopedia dan ShopTokopedia berkontribusi sebesar 25 persen terhadap penjualan Denara Bali,” jelas Sathya Narayana.

Menurutnya, beberapa produk terlaris Denara Bali seperti body scrub, hand and body lotion, dan natural soap, dipasarkan melalui jaringan penjualan online.

Bagi Sathya, kehadiran ShopTokopedia menjadi strategi soft selling yang menggabungkan tren di masyarakat dengan tema khusus dan identitas brand produk.

Sathya Narayana membagikan kisah inspiratif itu dalam event Media Workshop Tokopedia dan ShopTokopedia bersama UMKM Bali di Denpasar, Rabu, 28 Agustus 2024.

Communications Senior Lead Tokopedia and ShopTokopedia Rizky Juanita Azuz mengungkapkan, dalam periode Desember 2023 hingga Juni 2024, tren penjualan produk kecantikan dan perawatan diri mengalami kenaikan signifikan di Bali.

“Beberapa kategori produk mengalami kenaikan transaksi signifikan selama enam bulan ke belakang seperti penjualan produk kecantikan dan perawatan diri,” kata Rizky atau Kiky.

Upaya Tokopedia dan ShopTokopedia lewat kampanye Beli Lokal juga berkontribusi terhadap tren belanja online masyarakat. Salah satunya kategori Kecantikan dan Perawatan Tubuh yang mengalami kenaikan transaksi hampir 1,5 kali lipat lewat kampanye Beli Lokal di Tokopedia.

Dikatakan, sejumlah produk dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi antara lain, produk kecantikan, perawatan tubuh, makanan dan minuman, perabotan rumah tangga, dan perlengkapan dapur, dengan rata-rata kenaikan lebih dari 3 kali lipat. (Way)