KORANJURI.COM – Minat terhadap cabang olahraga sepakbola pantai (beach soccer) di Bali memang masih jauh dari harapan. Termasuk, berbanding terbalik dengan keberadaan pasir pantai di sepanjang pantai Pulau Dewata, yang mudah dijadikan venue.
Namun, upaya untuk mendapatkan bibit potensial serta bakat minat calon pemain beach soccer, sudah mulai dilakukan oleh beberapa orang, baik individu, komunitas maupun desa adat.
Setelah komunitas warga diaspora Flobamora Bali membentuk Flobamora Dewata Beach Soccer Club (putra/putri), kini datang lagi dari Kelompok Nelayan Kesiman (KNK) yang ternyata sejak bulan November 2022 lalu sudah memiliki venue sendiri di Pantai Belatri Kesiman (Belatri Beach Kesiman).
Keberadaan venue tersebut diawali oleh ide seorang pemerhati olahraga beach soccer, Wayan Susila. Ia merupakan Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga LPM Desa Kesiman.
Pria yang juga pengurus Askot PSSI Denpasar ini memiliki cita-cita, kawasan pantai ramai dengan kegiatan-kegiatan positif. Maka, jadilah Wayan Susila dan KNK membuka venue yang berlokasi persis bersebelahan dengan pelabuhan matahari terbit penghubung Denpasar-Nusa Penida.
“Ide saya waktu itu di awal bulan November 2022 hanya ingin di kawasan itu bisa ramai dan tidak terlihat sepi. Nah, kebetulan beach soccer lagi naik daun namun masih kurang peminat. Saya berpikir, sekalian saja bikin venue, yang setidaknya bisa menjadi tempat anak-anak bermain bola,” cerita Wayan Susila saat ditemui media ini, Rabu (11/1/2023) sore.
Bahkan rencana ke depannya tidak saja memiliki klub beach soccer sendiri, tapi juga klub voli pantai.
“Kami juga masih membahas di desa untuk bikin klub voli selain klub beach soccer. Semoga rencana baik ini bisa terealisasi dengan dukungan warga Kesiman, khususnya Kesiman Petilan dan Desa Adat Kesiman,” ucap Susila yang ditemani bendahara Made Jero, sekretaris Wayan Sukada dan marketing Dedik Wijaksara. (Yan Daulaka)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
