KORANJURI.COM – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hanura Bali dihadiri Gubernur Wayan Koster, Senin (11/8/2025). Musda Hanura menunjukkan keterbukaan untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Hal itu ditunjukkan dengan tema yang mengangkat visi pemerintah ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’.
“Temanya sejalan dengan visi pembangunan Bali saat ini, ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia,” kata Koster.
Koster mengatakan, Musda bukan semata memilih ketua baru yang dipercaya untuk menggerakkan roda organisasi. Tapi, ada tanggung jawab dan kontribusi untuk pembangunan Bali.
“Terimakasih atas dukungan Hanura selama ini. Sinergi dan kolaborasi antara Hanura dan Pemerintah Provinsi Bali,” kata Koster.
Visi pembangunan Bali jangka panjang tertuang dalam Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023. Dokumen ini menjadi acuan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan.
Menurutnya, menjaga Bali dengan budayanya adalah dengan mempertahankan pelakunya. Sehingga, budaya tetap terjaga dengan baik. Hal itu menjadi perhatian serius pembangunan Bali melalui Haluan Bali 100 tahun ke depan.
“Ini sangat komprehensif karena mencakup segala aspek kebutuhan dasar kehidupan manusia, alam dan kebudayaannya. Kalau ini dijalankan konsisten oleh pemimpin Bali, maka Bali akan menjadi lebih maju,” ujarnya.
Karena itu diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, partai politik, organisasi kemasyarakatan, akademisi, pelaku usaha dan seluruh komponen masyarakat.
Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dalam sambutannya mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Koster dalam memimpin Bali.
“Banyak gebrakan yang dilakukan oleh Koster untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” kata OSO. (*/Way)





