Mengunjungi Desa Wisata Karangrejo, Loano, Purworejo

oleh
Desa Wisata Karangrejo, Loano, Purworejo, andalkan wisata edukasi - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebagai Desa Wisata, Desa Karangrejo di Kecamatan Loano, Purworejo, menawarkan sejumlah destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan.

Yang menjadi andalan dari Desa Wisata Karangrejo yang memiliki luas 264,68 km dan berpenduduk 1.650 jiwa ini, wisata edukasi, khususnya bagi anak-anak, dari TK dan SD. Ada edukasi tentang pertanian dan perkebunan, bagaimana menanam padi, bagaimana membajak sawah, bagiamana matun (menyiangi padi), maupun menanam sayuran dan memetiknya.

“Kita sehari-hari makan nasi. Tapi proses menjadi padi sampai menjadi nasi, kadang anak-anak nggak tahu. Kita edukasi hal ini pada pengunjung,” jelas Patnani, Kades Karangrejo, saat menerima Tim dari Dinporapar Kabupaten Purworejo dalam uji wisata, Selasa (27/09/2022).

Petik sayuran, salah satu bagian dari wisata edukasi pertanian dan perkebunan - foto: Sujono/Koranjuri.com
Petik sayuran, salah satu bagian dari wisata edukasi pertanian dan perkebunan – foto: Sujono/Koranjuri.com

Karangrejo, kata Patnani, juga punya hutan rakyat, dimana di dalam hutan itu banyak tanaman terdiri dari kayu, seperti kayu jati, sonokeling, waru, juga empon-empon, seperti kunir, jahe, temu dan sebagainya.

“Anak-anak juga kadang tak tahu, misal, pohon jati seperti apa, sonokeling seperti apa, waru seperti apa. Begitu juga dengan empon-empon. Nah, disini kita kenalkan pada mereka,” jelas Patnani.

Desa Wisata Karangrejo, terang Patnani, juga punya andalan rafting, dengan mengarungi Sungai Bogowonto yang melintasi desa. Rafting ini dikhususkan untuk dewasa. Sementara untuk rafting anak- anak, bisa dilakukan di selokan saluran irigasi Kalisemo.

Wisata religi, juga menjadi salah satu andalan Desa Wisata Karangrejo. Di desa ini terdapat makam Patih Bupati Purworejo RM Ng Kromo Harjo, seorang tokoh pro kemerdekaan yang makamnya ada di gumuk Silencu. Paman P. Diponegoro, Mbah Imam Muhammad, makamnya juga berada di Desa Karangrejo.

“Kenapa tokoh-tokoh Purworejo dimakamkan di Karangrejo? Karena disini dulu menjadi markasnya pasukan P.Diponegoro yang ada di sebelah timur sungai Bogowonto,” ungkap Patnani.

Dari semua destinasi wisata andalan tadi, menurut Patnani, dikemas dalam satu paket, dengan harga yang terjangkau. Selain menjadi tujuan wisata edukasi bagi anak-anak sekolah, kegiatan makrab mahasiswa juga sering diadakan disini.

“Harapannya, setelah nanti jalan lingkar timur arah bandara ini jadi terwujud, mestinya masyarakat bisa menangkap potensi itu. Kedepannya, desa ini menjadi Kawasan Wisata Strategis Nasional, yang dibarengi dengan status jalan yang melintasi desa menjadi jalan propinsi,” jelas Patnani.

Sutrisman, S.Pd., Subkoordinator Pengembangan Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Dinporapar Kabupaten Purworejo menjelaskan, kegiatan uji paket wisata dilaksanakan dalam rangka Gelar Pokdarwis Kabupaten Purworejo 2022.

“Kegiatan ini sebagai lanjutan dari penilaian dan klasifikasi desa wisata. Penilaian dan klasifikasi dilaksanakan di 41 desa wisata yang sudah ber SK Bupati Purworejo tahun 2020 dan 12 calon desa wisata,” terang Sutrisman. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS