KPU DKI Jakarta Siapkan 56 TPS Khusus, Lapas Cipinang Gelar Simulasi Pencoblosan

oleh
Ilustrasi

KORANJURI.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan 56 TPS Khusus. Tempat pemungutan suara itu tersebar di Lapas Cipinang terdapat 12 TPS dengwn 2.736 pemilih, Lapas Salemba 7 TPS dengan 1.925 pemilih.

Lapas Narkotika Jakarta 11 TPS dengan 3.121 pemilih dan Lapas Perempuan Jakarta 1 TPS dengan 283 pemilih.

“Kenapa di Lapas Perempuan itu hanya ada 1 TPS? Karena di lokasi aman, ada aula dan lapangan,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Chaldun, Selasa, 16 Januari 2024.

Di lapas Cipinang terdapat 10 TPS dengan 2.917 pemilih, Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat 12 TPS dengan 3.181 pemilih. Rutan Kelas 1 Pondok Bambu 2 TPS dengan 534 pemilih dan LPKA Jakarta 1 TPS dengan 56 pemilih.

“Kesempatan itu harus digunakan semaksimal mungkin, dan ini sudah menjadi eksisting pemilihan dari KPU pusat, tidak bisa dirubah, tinggal penempatan saja,” kata Ibnu.

Kesiapan TPS Khusus di wilayah DKI Jakarta diikuti dengan simulasi pencoblosan pasangan presiden dan wakil presiden.

Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI Iwan Santoso mengatakan, simulasi pemilu yang diadakan di Lapas Cipinang akan sama dengan pelaksanaan pemilu di 14 Februari 2024.

Kalau dulu TPS diadakan di blok, namun kali ini dilakukan di lapangan. Sehingga semua orang bisa menyaksikan termasuk saksi-saksi dari partai politik (Parpol).

“Jadi kami benar-benar terbuka dan menjaga integritas, jangan ragukan kami,” kata Iwan.

Pihaknya selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) jauh hari sudah mendeklarasikan akan netral pada Pemilu 2024.

“Jadi berikanlah transparansi yang terbaik nantinya untuk Pemilu 2024,” jelas Iwan. (Bob)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS