KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penguatan ekonomi melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Bali memiliki 636 desa dan 80 kelurahan. Secara kelembagaan KDKMP di Bali sudah berdiri 716 unit Koperasi. Jumlah itu terdiri dari 636 Koperasi Desa dan 80 Koperasi Kelurahan.
“Bali paling cepat mencapai 100 persen. Langkah berikut yang jadi prioritas adalah penyediaan lahan untuk perkantoran dan usaha,” kata Koster.
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri acara Bimbingan Teknis Optimalisasi Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dan Koperasi Merah Putih di Desa Adat Penglipuran, Kabupaten Bangli, Sabtu (13/12/2025).
Saat ini, ada 474 desa dan kelurahan yang punya aset dan bisa dimanfaatkan untuk dibangun KDKMP.
“Kekurangannya tengah kami upayakan dengan pemanfaatan lahan Pemprov, Pemerintah Kabupaten/Kota atau milik desa,” ujarnya.
Ia mengatakan, bangunan fisik gudang KDKMP di Bali bisa segera rampung. Sehingga, segera berlanjut ke tahapan penyediaan modal usaha.
“Targetnya tahun 2026 sudah berjalan. Kami kompak cepat dan solid bergerak dalam melaksanakan apa yang manjadi arahan Bapak Presiden,” ujar Koster.
Bimtek Jaga Desa dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dihadiri pengurus KDKMP.
Dari kejaksaan hadir Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Reda Manthovani dan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Chatarina Muliana Girsang.
Jaksa Agung Muda Intel Reda Manthovani mengapresiasi Gubernur Koster dalam melaksanakan program strategis nasional KDKMP.
Menurutnya, program Jaga Desa berkaitan dengan KDKMP dan banyak gelontoran anggaran. Kejaksaan memastikan anggaran itu terkelola dengan baik.
99 Persen KDKMP di Bali Bentukan Baru
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhayana Kubontubuh mengatakan, dari 716 KDKMP yang sudah berbadan hukum di Bali, 703 di antaranya merupakan bentukan baru.
13 di antaranya merupakan koperasi eksisting yang dikonversi menjadi KDKMP. Di Bali tidak tercatat adanya revitalisasi koperasi.
“99 persen KDKMP di Bali merupakan badan usaha yang baru terbentuk. Pembangunan gerai dan gudang saat ini juga masih berjalan dengan melibatkan PT Agrinas Pangan,” jelas Tri Arya.
Saat ini, kata Tri Arya, PT Agrinas Pangan tengah menyelesaikan 26 gerai gudang KDKMP di Bali. Meski, pihaknya juga mendapatkan data baru, ada 474 lokasi yang masih berupa tanah dan bangunan. (*/Way)
