KORANJURI.COM – Capaian kinerja pada Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (LHP) Kabupaten Purworejo di tahun 2024 sudah sesuai target yang direncanakan. Sampai dengan 30 November 2024 kinerja fisik di Dinas LHP sudah mencapai 94,3% dan kinerja keuangan 81,5%.
Menurut Kepala Dinas LHP Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, ST, pihaknya optimis kalau fisik bisa mencapai 100%. Di bidang keuangan karena ada efisiensi, sisa lelang dan sebagainya, mungkin tidak tercapai 100%.
“Karena keuangan memang tidak harus 100%,” jelas Wiyoto, Rabu (18/12/2024).
Dijelaskan, beberapa kegiatan yang sudah terlaksana di dinasnya, yakni, operasional rutin untuk pengolahan persampahan meliputi biaya upah tenaga kebersihan maupun pertamanan, BBM untuk TPA dan pengolahan persampahan keseluruhan, serta operasional untuk pertamanan.
Juga kegiatan pengelolaan keanekaragaman hayati dengan pemeliharaan taman-taman kota. Juga ada beberapa hibah, diantaranya hibah motor roda tiga untuk bank sampah, hibah pada bidang perikanan bagi kelompok pembudidaya perikanan untuk benih nila, gurame dan lele.
“Bentuk hibah ini merupakan satu paket, yakni ada benih, pakan, prebiotik, obat, terpal, pompa dan peralatan lain. Ada beberapa paket dalam hibah ini,” ujar Wiyoto.
Kemudian ada hibah tunel garam, program Gemar Makan Ikan (Gemari) untuk membantu penanganan stunting dari makan olahan ikan pada 300 sasaran.
Wiyoto juga menyebut, di tahun 2024, dari Dinas LHP juga menyusun beberapa dokumen, diantaranya dokumen kajian lingkungan hidup strategis rencana detil tata ruang kawasan Kemiri-Pituruh, dokumen Master Plan untuk Kebun Raya Heroes Park yang disupervisi oleh BRIN.
Dokumen Master Plan pengembangan kawasan Kertojayan untuk sentra tambak udang, garam dan eduwisata kerjasama dengan UGM, menyusun Master Plan untuk pohon ayoman jalan, menyiapkan Master Plan konservasi di 7 kecamatan daerah pegunungan.
Pihaknya juga, kata Wiyoto, menyiapkan dokumen-dokumen yang memang standar untuk pemantauan kualitas lingkungan hidup. Jadi ada dokumen indeks kualitas lingkungan hidup, pemantauan terhadap gas rumah kaca.
Juga ada kegiatan pemeliharaan transfer depo dan TPS di beberapa tempat, pengadaan truk arm roll dan kontainer sampah dari DAK.
“Jadi secara garis besar kegiatan di Dinas LHP Kabupaten Purworejo di tahun 2024 sesuai target,” pungkas Wiyoto. (Jon)





