Keren! Siswi Asal Solo Sukses Ciptakan Bed Closet untuk Pasien Stroke

oleh
Siswa SMAN 4 Surakarta Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono mempresentasikan karyanya di ajang 'Indonesia Young Scientist & Inventor Award' (InYSIA) 2025, yang digelar Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Siswa SMAN 4 Surakarta, Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono, meraih Medali Emas di ajang ‘Indonesia Young Scientist & Inventor Award’ (InYSIA) 2025. Event itu digelar Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam kompetisi yang diikuti ratusan inovator dan inventor muda itu, Mayfa memukau juri melalui karyanya berjudul ‘Bed Closet Semi Otomatis untuk Pasien Stroke dalam Melakukan Aktivitas BAB’.

Bed Closet Semi Otomatis merupakan tempat tidur medis yang terintegrasi closet dengan mekanisme otomatis. Alat ini memungkinkan pasien stroke melakukan aktivitas buang air besar tanpa harus dipindahkan dari tempat tidur. Sehingga, meningkatkan keselamatan serta mengurangi beban perawat.

Dalam bed closet itu terdapat perangkat berupa Headrest yang dapat naik dan turun secara otomatis (linear actuator). Kasur geser otomatis untuk membuka akses closet. Sistem pembilasan air (flush), panel kontrol dan remote 12 volt dan saluran pembuangan langsung ke septictank.

Alat ini dinilai tepat guna, inovatif, dan memiliki dampak besar pada pemulihan martabat serta kemandirian pasien stroke.

Mayfa mengungkapkan, gagasan itu muncul dari pengalaman pribadi ketika sang ayah sedang merawat kakeknya yang mengalami stroke dan membutuhkan bantuan penuh untuk ke toilet.

“Saya ingin menciptakan alat yang membuat pasien stroke dan orang- orang dengan keterbatasan mobilitas, merasa aman, nyaman, dan mandiri saat melakukan aktivitas paling pribadinya,” ujar Mayfa.

Bed Closet telah diuji di Fakultas Teknik Industri Universitas Sebelas Maret (UNS) dan mendapatkan pendampingan langsung dari Prof. Dr. Ir. Lobes Herdiman, M.T.

Pengujian mencakup 50 kali uji teknis, analisis akurasi dan presisi. Serta, evaluasi ergonomi tubuh menggunakan perangkat lunak analisis gerak.

Dari hasil uji yang dilakukan, tingkat akurasi headrest mencapai 95,7%, akurasi kasur geser 96%, presisi sistem lebih dari 99% dan sudut ergonomi 60–72° yang ideal untuk proses defekasi alami.

Temuan tersebut memperkuat kelayakan Bed Closet sebagai teknologi kesehatan yang aman dan stabil.

Kepala SMAN 4 Surakarta Dra. Harmini, M.Si., memberikan apresiasi terhadap pencapaian siswanya.

“Prestasi Mayfa menunjukkan bahwa inovasi besar dapat lahir dari siswa SMA. Ia bekerja dengan ketekunan, empati dan disiplin ilmiah yang kuat,” kata Harmini.

Pembina KIR SMAN 4 Surakarta Dr. Widya Mudyantini, M.Si. mengatakan, temuan siswanya benar-benar mempelajari kebutuhan pasien stroke dan menghadirkan solusi yang aplikatif.

“Mayfa memiliki kemampuan riset yang matang,” kata Widya.

Setelah meraih medali emas, inovasi Bed Closet dipersiapkan untuk berlaga di ajang internasional AISEEF 2026 (Semarang), IEYI International 2026 dan Malaysia Technology Expo (MTE).

Dekan F MIPA UGM Prof. Kuat mengatakan acara tahun depan akan dibuat lebih megah dan berskala internasional. Dirinya berharap akan lahir inovasi dari acara yang digelar di UGM.

“Kami mengundang kembali para peserta yang ikut lomba ini, tahun depan masih bisa berpartisipasi kembali,” kata Kuat. (*/Her)