KORANJURI.COM – Selama dua hari dari Senin (20/06/2022) hingga Selasa (21/06/2022), SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara penyerahan raport yang dikemas dalam Pelaporan Hasil Belajar Siswa Tahun Pelajaran 2021/2022, dan sekaligus penyampaian program kerja SMK Kesehatan Purworejo tahun pelajaran 2022/2023.
Dalam penyerahan raport tersebut, dilaksanakan secara bergantian untuk kelas X dan XI. Raport diambil oleh masing-masing orangtua siswa/wali.
Dijelaskan oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos, M.Pd, bahwa dalam setahun, pihak sekolah bertemu dengan orangtua siswa/wali siswa di awal, di tengah dan di akhir tahun pelajaran.
“Kenapa kita adakan? Karena kita pengin betul-betul bisa membangun komunikasi yang bagus antara sekolah, dan orangtua yang tahun ini kita kemas dalam penyerahan rapory kenaikan kelas, kita juga sampaikan pelaporan pertanggungjawaban kita terkait kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) selama setahun kemarin dan yang program kerja sekolah selama setahun kedepan,” ujar Nuryadin, Senin (20/06/2022) di sela kegiatan.
Tujuan dari pertemuan tersebut, kata Nuryadin, untuk membangun tali silaturahmi, komunikasi yang kuat antara sekolah dengan orangtua siswa agar satu tujuan dalam menyiapkan anak-anak (siswa) menjadi anak yang mandiri, sholeh, anggun akhlaknya serta unggul intelektualnya.
Juga sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban sekolah kepada orangtua/wali siswa atas kegiatan KBM selama satu semester, menyatukan visi misi dan arah kebijakan sekolah dalam kegiatan KBM selama satu semester kedepan dengan orangtua/wali siswa.
Selain itu, untuk menginventarisir problematika dan memutuskan solusi yang tepat serta dapat dikerjakan secara konkret dalam mengembangkan dan menciptakan anak didik yang selalu 3T, Tertib Ibadah, Tertib Belajar, Tertib Organisasi, anggun akhlaknya unggul intelektualnya, simpatik menarik tenang meyakinkan sehingga pada saatnya profil lulusan SMK Kesehatan Purworejo siap kerja siap kuliah, siap bekerja sambil kuliah.
“Juga untuk mendapatkan masukan atau saran, kritik berkaitan dengan kegiatan KBM kemarin atau yang akan datang,” ungkap Nuryadin.
Disampaikan, dalam pelaporan KBM SMK Kesehatan Purworejo selama 2021/2022, Alhamdulillah secara umum berjalan baik. Tidak ada kasus-kasus yang dominan, tapi secara umum aman.
Namun, kata Nuryadin, masih ada beberapa catatan berkaitan dengan temuan di PKL tentang kedisiplinan siswa dan lainnya.
“Alhamdulillah prestasi lomba-lomba kita juga cukup baik selama satu tahun kemarin. Orangtuanya kita berikan piagam penghargaan karena sudah mendampingi putra-putrinya, sehingga mereka mendapatkan prestasi lomba baik tingkat lokal maupun nasional,” jelas Nuryadin.
Disampaikan pula tentang program umum untuk KBM tahun kedepan. Bahwa SMK Kesehatan Purworejo masuk full selama 6 hari, tapi jamnya dikurangi 15 menit. Untuk PKL tetap berjalan. Pada orangtua siswa/wali siswa, diminta untuk lebih serius memperhatikan anaknya selama PKL.
Pihaknya juga berpesan kepada orangtua, untuk betul-betul memantau putra-putrinya dalam belajar dan pergaulan dengan lawan jenis.
Orangtua/wali siswa juga diminta untuk lebih serius lagi dalam mendoakan putra-putrinya, supaya pasca lulus siswa sudah jelas mau kemana, kuliah atau kerja, sehingga sekolah akan mendampingi/mengarahkannya, sehingga sekolah, siswa, dan orangtua satu visi, mau kemana.
“Jika ada masalah atau kasus apapun, mohon dikoordinasikan dengan wali kelas dulu sebelum masuk ke kepala sekolah. Untuk siswa yang kost mohon untuk selalu dipantau,” pungkas Nuryadin. (Jon)





