Kemah Bakti SMK TKM Purworejo, Tumbuhkan Jiwa Sosial Siswa

oleh
Para peserta Kemah Bakti SMK TKM Purworejo foto bersama dengan Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo, Ketua Harian Majelis Luhur Tamansiswa Ki Gandung Ngadina, Kepala Sekolah Ki Joko Purwo Setyono serta sejumlah guru, usai upacara pembukaan kemah bakti, Jum'at (09/06/2023), di halaman sekolah setempat - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK TKM Purworejo menggelar kegiatan Kemah Bakti Saka Wira Kartika yang dilaksanakan selama dua hari, dari Sabtu (10/06/2023) hingga Minggu (11/06/2023). Secara resmi, Kemah Bakti dibuka oleh Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo, Jum’at (09/06/2023) siang di halaman sekolah setempat.

Selain Dandim, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Harian Majelis Luhur Tamansiswa, Ki Gandung Ngadina. Kegiatan perkemahan yang diikuti ratusan siswa ini, bertempat di lapangan Desa Piji, Kecamatan Bagelen.

Dalam pembukaan kemah bakti ini, Dandim memberikan sejumlah pesan dan wejangan kepada para siswa. Disampaikan, bahwa kegiatan Pramuka melatih kedisiplinan dan membawa diri. Banyak hal yang didapat dari kegiatan pramuka ini.

“Saya dulu juga belajar dari pramuka,” kata Dandim dihadapan para siswa.

Dandim juga meminta kepada para siswa, bahwa ilmu dari kegiatan pramuka ini harus dapat diserap oleh para siswa, untuk kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Manfaatkan ilmu yang didapat dari Pramuka ini, minimal ada yang nyantol di pikiran kita,” ujar Dandim.

Dalam kemah bakti kali ini, SMK TKM Tamansiswa ingin menumbuhkan jiwa sosial para siswa dengan mengedepankan kegiatan-kegiatan yang berinteraksi langsung dengan warga.

Kegiatan tersebut diantaranya dengan bakti sosial pembagian sembako ke warga sekitar, bersih-bersih lingkungan sekitar lokasi kemah, serta membersihkan tempat ibadah di sekitar lokasi perkemahan.

Ki Joko Purwo Setyono, selaku Kepala SMK TKM Purworejo menyebut, kegiatan kemah bakti ini pada initinya difokuskan agar siswa bisa lebih bersosialisasi kepada masyarakat.

“Ini lebih santai, intinya supaya berinteraksi dengan masyarakat. Kami mengharap siswa bisa menjaga kesopanan dan tingkah laku, serta menjaga nama baik sekolah,” jelas Ki Joko.

Menurutnya, kemah bakti diikuti 343 siswa kelas XI dan 28 siswa kelas X. Kegiatan ini dilaksanakan juga dalam rangka latihan untuk membentuk karakter siswa.

Pada malam Minggu, dilakukan pelantikan bantara dengan melibatkan Kodim 0708. Sebanyak 10 personel Kodim 0708 dan 5 krida materi dari Kodim 0708 ikut dilibatkan dalam pelantikan ini.

“Ada 58 siswa, 28 siswa dari kelas X dan 30 siswa dari kelas XI yang menjalani pelantikan Dewan Kerja atau Bantara,” kata Ki Joko. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS