Kawasan Nusa Dua Dipercantik dengan Puluhan Penjor Menjelang KTT AIS 2023

oleh
Kawasan The Nusa Dua Bali siap menyambut Kepala Negara dan delegasi KTT AIS Forum 2023 pada 10-11 Oktober 2023 - foto: dok. KTT AIS

KORANJURI.COM – Kawasan The Nusa Dua Bali akan jadi venue utama penyelenggaraan Forum Negara-Negara Pulau dan Kepulauan atau Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 pada 10-11 Oktober 2023.

Fasilitas pengamanan, pelayanan hingga infrastruktur kawasan telah siap, termasuk dekorasi Penjor sebagai bagian dari tradisi Bali dalam menyambut perhelatan akbar.

Sejumlah Penjor terlihat mulai terpasang di gerbang kawasan The Nusa Dua Bali atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita di Nusa Dua memastikan, perbaikan dan peningkatan fasilitas dilakukan sesuai standar internasional.

“Beautifikasi telah dilakukan, termasuk penataan beach promenade pantai The Bay yang sudah proses 75% untuk mempercantik kawasan menjelang KTT,” jelas Ngurah Ardita, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Akomodasi kamar untuk para pemimpin negara yang akan hadir dan delegasi disiapkan sebanyak 5.579 kamar hotel.

Jumlah itu terdiri dari 14 hotel bintang lima, 3 hotel bintang empat, serta 3 luxury villas dan fasilitas MICE yang mampu menampung kurang lebih 21.000 delegasi.

Central Parkir ITDC dimanfaatkan untuk lokasi parkir kendaraan mobil listrik yang akan digunakan para delegasi sepanjang KTT AIS Forum 2023.

Jenis kendaraan listrik tersebut diantaranya, 28 unit BMW, 38 unit Ionic 6, 198 unit Ionic 5, 66 unit Toyota serta 28 unit mobil box non listrik.

Ngurah Ardita menambahkan, Central Parkir ITDC memiliki luas 1 hektar yang mampu menampung hingga 500 mobil. Sedangkan, parkir cadangan berlokasi di kantor ITDC dengan kapasitas 126 mobil.

Selama penyelenggaraan KTT AIS Forum, sistem pengamanan dan pemeriksaan The Nusa Dua Balu akan dilakukan di pintu-pintu masuk kawasan sesuai standar internasional.

“Pengaturan lalu lintas dilakukan dengan sistem buka tutup pada saat delegasi menuju maupun kembali dari venue utama. Fasilitas keamanan akan beroperasi selama 24 jam,” jelasnya.

Archipelagic and Island States (AIS) Forum merupakan wadah kerja sama antarnegara pulau dan kepulauan sedunia.

AIS bertujuan memperkuat kolaborasi untuk mengatasi permasalahan global dengan empat area utama yakni, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, penanganan sampah plastik di laut, dan tata kelola maritim yang baik. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS