KORANJURI.COM – Tim rebana An Nada SMPN 29 Purworejo berhasil meraih juara 1 dalam lomba MAPSI (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islam) Kabupaten Purworejo tahun 2023 pada cabang lomba Rebana.
Penyerahan piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan pada pemenang lomba MAPSI dilakukan Senin (02/10/2023), di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo.
Atas prestasi ini, tim rebana An Nada yang beranggotakan 17 personil ini akan maju mewakili Kabupaten Purworejo dalam ajang serupa di tingkat Propinsi Jateng pada 20-21 Oktober 2023 mendatang di Jepara pada cabang lomba Rebana.
Estu Widiana Kasih, M.Pd., Waka Kesiswaan sekaligus pembina Rebana An Nada menyebut, pada MAPSI tingkat kabupaten, dari SMPN 29 Purworejo mengikut sertakan siswanya pada semua cabang lomba, meliputi, CCI, Kaligrafi, Tahfidz, Tartil, Pidato, Rebana dan Tilawah.
“Dari semua cabang lomba, hanya Rebana yang meraih prestasi,” jelas Estu, Senin (02/10/2023).
Diungkapkan oleh Estu, bahwa Rebana merupakan cabang lomba MAPSI yang diunggulkan SMPN 29 Purworejo. Hal itu dibuktikan dengan perolehan prestasi cabang lomba ini berturut-turut selama tiga tahun terakhir. Namun di tingkat propinsi, tim rebana An Nada belum menorehkan prestasi.
“Karena kompetisinya berat dan kalah bersaing dari peserta daerah Pantura,” jelas Estu.
Estu berpikir, bahwa rebana modern hanya rebana modern. Namun ketika sampai di propinsi, ternyata rebana modern itu seperti musikalisasi.
Menurutnya, konsep yang pihaknya pahami, memang rebana. Tapi ternyata mereka yang juara itu memang ada musikalisasinya. Pemahaman saat itu belum sampai ke arah itu.
Jadi dalam musikalisasi ini, kata Estu, ada cerita, visual dan dalam permainan musiknya, seorang pemain tidak hanya memainkan satu alat musik saja. Kompetensi anak dalam vokal dan memainkan alat musiknya benar-benar diadu.
Tahun ini, tim rebana An Nada dari SMPN 29 Purworejo menurut Estu sudah sesuai dengan peserta lain atau keinginan propinsi. Dengan mengambil lagu atau cerita tentang Kidung Wahyu Kolosebo, Rebana An Nada siap maju ke propinsi.
“Tahun ini tim rebana kami lebih siap. Targetnya juara 1,” ujar Estu yakin.
Dengan mengikuti kompetisi semacam ini menurut Estu hanya memberikan pembelajaran bagi anak. Dia selalu menekankan pada anak-anak, mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik, sudah juara. Kalaupun dapat piala, itu sebuah keberuntungan.
“Saya tekankan bahwa mereka (anak-anak) itu semua juara. Jika kita mendapatkan kejuaraan, itu bonus dari jerih payah,” kata Estu.
Disampaikan, Rebana, khususnya rebana klasik merupakan ekstra unggulan di SMPN 29 Purworejo. Rebana ini sering meraih prestasi pada lomba-lomba di luar MAPSI. Khusus rebana modern, kata Estu, memang dipersiapkan untuk lomba MAPSI.
Persiapan yang dilakukan sebelum maju ke propinsi, dengan terus melakukan latihan. Ada beberapa bagian yang harus dirubah, karena ada beberapa persamaan ketukan musik milik seseorang, untuk menghindari pelanggaran hak cipta.
“Kita juga melibatkan pelatih dari luar, meliputi pelatih musik modern, musik klasik, vokal dan koreografi,” sebut Estu.
Atas Raihan prestasi ini, Kepala SMPN 29 Purworejo, Hidayat Nurhamid, M.Pd., merasa senang dan bangga bahwasannya anak didiknya bisa menorehkan prestasi di tingkat kabupaten dan diharapkan nantinya bisa berprestasi di tingkat propinsi.
Setahun ini, menurut Hidayat, tim Rebana An Nada mempersiapkan diri dengan menyesuaikan konsep yang diinginkan di tingkat propinsi. Dalam hal ini pihak sekolah melengkapi peralatan rebana modernnya.
Rebana modern ini, jelas Hidayat, merupakan gabungan dari alat musik rebana, alat modern dan alat tradisional. Semua diramu dan dikombinasikan menjadi musikalisasi yang luar biasa.
“Kita lengkapi alatnya, kita siapkan siswa dan kita datangkan pelatih khusus,” terang Hidayat.
Diungkapkan olehnya, dalam sistim penilaiannya, ada tiga tim juri dengan penilaiannya masing-masing meliputi aransemen (40%), vokal (30%) dan koreografi dan kostum (30%). Dan ini sudah dilakukan di tingkat kabupaten.
“Kita sudah persiapkan semuanya. Harapannya tim rebana kita bisa meraih juara 1 di tingkat propinsi,” harap Hidayat.
Tim rebana An Nada SMPN 29 Purworejo ini beranggotakan, Fachriyanda Aulia Nayla (9c/bass), Charisma Wahyu Utami (9B/keyboard), Amalia Setyowati (9D/vokal), Qonita Qorri’aina (8B/vokal), Athia Farah Aulia (7B/vokal), Rafa Amanda Dzulchaida (8B/vokal), Lailatul Syifaah (8A/vokal).
Nadia Liefi Lusumahari (8B/gamelan), Maleka Mutiara Syakila (7D/gamelan), Kholilul Fuady Nurrohman (9D/drum), Raikhan Khudhori Saputra (7E/rebana), Amza Rizal Pangestu (7E/tamborin), Ardiansyah (9C/darbuka), Muhammad Yohan Ramadan (9B/terbang), Muhamad Facrur Rozi (8B/rebana), Kholid Aji Prasetyo (8D/rebana) dan Dewaric Reysia Vidria Geishafara (9A/keyboard). (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





