Jaring Siswa Baru, Ini yang Dilakukan SMK Pansa Kutoarjo

oleh
Jaring siswa baru, SMK Pansa Kutoarjo gencar lakukan sosialisasi di SMP-SMP - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Berbagai cara dilakukan sekolah dalam menjaring siswa baru menjelang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun pelajaran 2023/2024. Seperti yang dilakukan SMK Pancasila 1 Kutoarjo (Pansaku), yang beralamat di jalan Mayjend S.Parman, Kutoarjo, Purworejo ini.

Menjelang PPDB tahun ini, SMK Pansaku gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah SMP yang ada di daerah Purworejo dan Kebumen. Tercatat, sekitar 45 SMP di wilayah Purworejo dan Kebumen yang menjadi sasaran sosialisasi PPDB ini

“Sosialisasi ini cara yang paling efektif. Disini kita presentasikan profil SMK Pansaku, apa saja keunggulannya,” jelas Kepala SMK Pansaku Septi Endah Parwati, M.Pd., melalui Sutarna, S.Pd., Waka Kesiswaan, Jum’at (09/06/2023).

Pada pengumuman kelulusan SMP yang dilakukan secara serentak, Kamis (08/06/2023), dari SMK Pansaku juga melakukan sosialisasi serta membuka meja pendaftaran dan memberikan penghargaan atau reward bagi siswa terbaik 1, 2 dan 3 kelas IX SMPN 16 Purworejo.

Menurut Sutarna, pemberian reward tersebut sebagai bentuk apresiasi, sekaligus kelanjutan dari kerjasama yang sudah berjalan bertahun-tahun. Selain itu, SMPN 16 Purworejo juga memberikan banyak kontribusi murid baru setiap tahunnya.

“Kita berharap, dari lulusan SMPN 16 Purworejo banyak yang melanjutkan ke SMK Pansaku,” ujar Sutarna.

Menurut Sutarna, dengan sosialisasi yang gencar dilakukan, siswa bisa bebas menentukan pilihannya, dengan ketentuan memilih sekolah secara cerdas. Bukan karena teman, ikut-ikutan ataupun sosial media. Tapi melihat langsung kondisi di sekolah.

“Terutama untuk SMK. Untuk terampil di SMK harus memiliki bengkel yang benar-benar update untuk bekal siswa ke dunia kerja,” kata Sutarna.

Dan kelebihan dari SMK Pansaku, ungkap Sutarna, semua program keahliannya didukung oleh industri yang besar dan berskala nasional. Seperti jurusan TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif) yang bekerjasama dengan Astra Daihatsu Motor. Untuk jurusan TBSM (Teknik Bisnis Sepeda Motor) bekerjasama dengan Astra Honda Motor serta TP (Teknik Pemesinan) bekerjasama dengan Astra Otoparts, begitu juga dengan jurusan lainnya.

“Kami juga memiliki jurusan baru yaitu keperawatan yang ditujukan kepada siswa siswi yang ingin masuk di dunia kerja pada bidang keperawatan,” terang Sutarna.

Menjaring siswa baru juga dilakukan dengan membuka meja pendaftaran di beberapa SMK negeri, pada saat PPDB yang dimulai dari 23 Juni hingga 27 Juni 2023. Ada petugas dari SMK Pansaku yang selalu standby, untuk menerima pendaftaran calon siswa baru yang tidak diterima di SMK negeri.

Disampaikan, hingga saat ini sudah ada sekitar 200 an pendaftar calon siswa baru yang sudah mendaftar di SMK Pansaku. Dari jumlah tersebut, separuh diantaranya sudah melakukan daftar ulang. Ditargetkan, dalam PPDB tahun ini, bisa menjaring 400 siswa baru untuk 6 konsentrasi keahlian yang ada di SMK Pansaku.

Keenam konsentrasi keahlian (jurusan) ini antara lain, TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif), TBSM (Teknik Bisnis Sepeda Motor), TP (Teknik Permesinan), TPL (Teknik Pengelasan) dan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) dan Layanan Kesehatan.

Meja pendaftaran dibuka SMK Pansaku saat sosialisasi di kelulusan dan wisuda SMPN 16 Purworejo, Kamis (08/06/2023) - foto: Koranjuri.com
Meja pendaftaran dibuka SMK Pansaku saat sosialisasi di kelulusan dan wisuda SMPN 16 Purworejo, Kamis (08/06/2023) – foto: Koranjuri.com

“Di Purworejo, hanya SMK Pansaku dari jurusan TKRO yang bekerjasama dengan Astra Daihatsu,” ungkap Sutarna tentang keunggulan sekolahnya.

Khusus untuk jurusan TKRO dan TBSM, karena memakai kurikulum industri, maka peluang kerjanya paling banyak. Siswa yang lolos seleksi, akan mendapatkan ijazah dan piagam atau sertifikat yang berlogo AHM dan ADM. Untuk kedua jurusan tersebut, masih-masing tersedia 3 kelas.

“Kita berharap, dalam PPDB ini, target bisa tercapai dengan maksimal,” pungkas Sutarna . (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS