KORANJURI.COM – ITB STIKOM Bali mendapatkan piagam penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam dari Pemerintah Kota Denpasar. Piagam Vasudhaiva Kutumbakam merupakan penghargaan dalam penanganan pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan secara langsung piagam penghargaan itu dan diterima oleh Wakil Rektor III ITB STIKOM Bali I Made Sarjana, SE., MM. di
Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Kamis (21/12/2023).
“Pemerintah Kota Denpasar memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat. Kita semua berharap dapat hidup tentram dan nyaman, saling bahu membahu untuk beraktifitas di Kota Denpasar. Tidak sedikit, tantangan dan cobaan yang telah menghampiri kita, namun berkat doa dan upaya bersama, kita dapat mengatasi semua itu,” kata Arya Wibawa.
Arya Wibawa juga berharap, melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini, persahabatan erat di antara pilar-pilar sosial, dunia usaha serta masyarakat sehingga penanganan PPKS dapat berjalan maksimal.
Wakil Rektor III ITB STIKOM Bali I Made Sarjana mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa ITB STIKOM Bali ikut berperan langsung di masyarakat melalui dunia pendidikan tinggi.
Dikatakan, kampus tidak hanya mencetak tenaga ahli yang memiliki nilai intelektualitas semata, tapi juga memiliki tanggungjawab sosial di masyarakat.
“Dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi mengamanatkan mahasiswa turun ke lapangan dan membantu masyarakat dalam program kerja nyata,” kata Made Sarjana.
Untuk penghargaan yang diterima, pihak kampus ITB STIKOM Bali memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial.
Sementara, Kadis Sosial Kota Denpasar Laxmy Saraswaty mengatakan, rangkaian Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) diperingati dengan memberikan piagam penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam.
Ada 101 piagam penghargaan yang diberikan kepada perusahaan/donatur serta pilar-pilar sosial di Kota Denpasar.
“Penghargaan ini sebagai dukungan dan partisipasi kelompok masyarakat dalam bidang masing-masing, turut berperan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar,” jelas Laxmy. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
