KORANJURI.COM – Serdadu Tridatu Bali United U-15 menorehkan prestasi gemilang di Soeratin Cup 2026. Kesebelasan BU Academy usia remaja ini memboyong piala runner up di peringkat kedua.
Bali United U-15 ditangani pelatih I Made Adi ‘Binter’ Wirahadi. Pola yang dibangun mencatatkan prestasi membanggakan dengan menembus partai final Piala Soeratin U-15 Tingkat Nasional Tahun 2026.
- Bali United U-15 asuhan I Made Adi ‘Binter’ Wirahadi berhasil tembus final Soeratin Cup U-15 2026 di Lapangan PSSI IKN setelah kalahkan PS Freeport wakil Papua Tengah di semifinal.
- Di final yang digelar 23 Oktober 2026 di Kalimantan Timur, Serdadu Tridatu muda harus akui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0-3 dan finis sebagai runner-up nasional dari 18 tim peserta.
- Gubernur Bali Wayan Koster beri apresiasi uang pembinaan Rp100 juta di Jayasabha Denpasar dan minta program latihan 2027 disiapkan sejak awal untuk pembinaan berkelanjutan.
Kompetisi yang diikuti 18 tim tersebut, Bali United U-15 mampu melewati persaingan ketat hingga mencapai babak semifinal.
Pada pertandingan semifinal, Serdadu Tridatu muda berhasil mengalahkan PS Freeport Indonesia, wakil Papua Tengah. Sekaligus, memastikan tiket menuju partai puncak.
Keberhasilan tersebut membawa tim muda asal Bali itu berhadapan dengan Persib Bandung dalam pertandingan final.
Partai final Piala Soeratin U-15 berlangsung di Lapangan PSSI Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur, Jumat (23/10/2026). Dalam pertandingan tersebut, Bali United U-15 harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0–3.
Sekaligus, mengakhiri kompetisi sebagai runner-up nasional.
Usaha keras pesepak bola muda asal Bali itu mendapatkan apresiasi dari Gubernur Bali Wayan Koster. Pimpinan birokrasi tertinggi di Bali itu langsung menggelontorkan uang pembinaan Rp100 juta kepada manajemen tim.
“Selamat ya, sudah juara dua nasional. Apresiasi akan saya berikan untuk perjuangan adik-adik. Saya titip lewat Bapak Manajer Rp 100 juta,” ujar Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin, 26 Oktober 2026.
Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Gubernur meminta agar program pembinaan tahun 2027 dapat disampaikan sejak awal. Sehingga, kebutuhan tim dapat dipelajari dan dukungan yang diperlukan dapat dipersiapkan secara lebih optimal.
“Buatkan program latihan, kegiatan kompetisi untuk 2027, berikan kepada saya, agar dari awal saya bisa terlibat membantu,” ujarnya.
Koster berharap prestasi yang diraih Bali United U-15 tidak berhenti pada pencapaian di posusi runner-up nasional. Tapi menjadi motivasi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Pembinaan yang berkelanjutan menurutnya penting untuk membangun talenta sepak bola muda Bali. (*/Way)
