Gelar Pawidya, Ini Pesan Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo pada Siswa

oleh
Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, Agus Setya Ardiyanto, A.Md., saat memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing jurusan, Jum'at (05/05/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, menggelar Pawidya (pelepasan dan wisuda) bagi siswa kelas XII, Jum’at (05/05/2023) di auditorium Kasman Singodimejo Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Sebanyak 134 siswa dari Kompetensi Keahlian Teknik Komputer (TKJ) dan Jaringan serta Multimedia, yang merupakan angkatan ke XII tahun pelajaran 2022/2023, mengikuti kegiatan Pawidya ini.

Secara seremonial, Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, Agus Setya Ardiyanto, A.Md., mengalungkan samir kepada lulusan terbaik dari masing-masing jurusan, serta pemberian reward bagi mereka. Hal itu ditindaklanjuti dengan pengalungan samir bagi siswa lainnya oleh masing-masing ketua kompetensi keahlian.

Selain diikuti siswa peserta Pawidya, kegiatan bertema ‘Tabur Inspirasi, Petik Perubahan dan Raih Masa Depan’ ini juga dihadiri orangtua/wali siswa, Pembina, Ketua dan Pengurus Yayasan Kartika Puri Purworejo, Komite Sekolah, guru karyawan, perwakilan kelas dan alumni.

Menurut Agus Setya Ardiyanto, dalam wisuda dan pelepasan siswa ini, pihaknya sengaja mendatangkan para alumni dari masing-masing jurusan, untuk memberikan motivasi bagi adik-adiknya.

“Para alumni ini sudah sukses berwirausaha di bidangnya. Diantaranya, Surato, Ketua Ikartika (Ikatan Alumni SMK TI Katika Cendekia), yang merupakan owner dari CV. MoroCell yang bergerak di bidang penjualan dan servis laptop maupun handphone serta jasa live streaming video shoooting. mas Surato alumni jurusan TKJ,” jelas Agus di sela kegiatan.

Alumni sukses lainnya, Anas, yang merupakan alumni dari jurusan Multimedia dan sudah sukses berwirausaha bergerak di bidang desain percetakan owner CV. OOY Design. Setidaknya, ada 5 alumni yang hadir dalam kegiatan ini

Pada kesempatan tersebut, Agus berpesan kepada para wisudawan, bahwa mereka harus menjaga nama baik almamater sekolah, nama baik kedua orangtua dan guru. Hal itu ditandai dengan janji alumni. Wisudawan juga diminta agar mengamalkan ilmunya untuk kebaikan.

“Tidak kalah penting juga setelah kegiatan Pawidya ini diharapkan wisudawan untuk menjaga ketertiban, keamanan, tidak ada konvoi, corat-coret dan euforia yang berlebihan. Namun selebihnya adalah rasa syukur dengan lebih banyak berdoa, bersyukur dan berkumpul kembali dengan keluarga,” ujar Agus.

Untuk lulusan tahun ini, ungkap Agus, ada beberapa yang sudah bekerja, namun sebagian sedang dalam proses. Dibanding tahun lalu, keterserapan siswa tahun ini sebelum lulus lebih banyak.

Sesuai program SMK PK, kata Agus, magang atau PKL disinkronkan dengan DUDI (dunia usaha dunia industri). Konteksnya, meski belum lulus, di tempat PKL tersebut mau diangkat kerja, silahkan. Dalam program ini, sekolah bekerjasama dengan dunia industri untuk magang, PKL penempatan, hingga ke keterserapan lulusan.

Bagi para lulusan yang menjalani Pawidya, Agus menargetkan mereka agar bisa berwirausaha, bekerja dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk mendukung target utama ini, dari alumni dihadirkan untuk memberikan motivasi.

“Harapannya, kwalitas pendidikan di SMK TI Katika Cendekia Purworejo makin meningkat,” pungkas Agus. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS