Gelar IHT, SMK Kesehatan Purworejo Beri Pengimbasan ke SMK Ma’arif Butuh

oleh
IHT yang digelar SMK Kesehatan Purworejo dalam rangka pengimbasan SMK PK kepada SMK Ma'arif Butuh - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo menggelar IHT (In House Training), dalam rangka pengimbasan sebagai sekolah PK (Pusat Keunggulan) kepada SMK Ma’arif Butuh (yang berkedudukan di Bruno). IHT dilaksanakan selama dua hari, dari Selasa (13/06/2023) hingga Rabu (14/06/2023).

Dibuka oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos.,M.Pd., IHT diikuti seluruh jajaran guru SMK Ma’arif Butuh. Selama IHT, berbagai materi disampaikan oleh tim dari SMK Kesehatan Purworejo.

Materi ini tentang Kurikulum Merdeka, manajemen sekolah unggul meliputi tentang bagaimana strategi membangun tim kreatif sekolah, teknik dan strategi membranding sekolah unggul serta taktik dan strategi sekolah unggulan.

Nuryadin menjelaskan, bahwa program IHT merupakan bagian dari program SMK PK yang kini disandang SMK Kesehatan Purworejo. Sekolah-sekolah SMK yang mendapatkan program PK itu, punya kewajiban untuk pengimbasan, yakni, pendampingan atau share (berbagi) kepada sekolah-sekolah yang lain yang belum menjadi SMK PK

“Karena pemerintah berharap, seluruh SMK yang ada di Indonesia itu menjadi SMK PK. Namun karena terbatasnya anggaran, maka yang bisa menjadi sekolah PK hanya sekolah-sekolah yang lolos seleksi,” ungkap Nuryadin.

Dia berharap, SMK Ma’arif Butuh ini nantinya dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka bisa berjalan baik, juga bisa menjadi sekolah unggul dengan kemampuan membranding, promosi, manajemen serta lainnya sesuai target dan arahan pemerintah.

“Dengan pengimbasan ini, ayo kita maju bareng, SMK Ma’arif Butuh bisa menjadi SMK unggul sesuai harapan pemerintah dan kita bisa menjadi mitra, maju bareng, sukses bareng, unggul bareng,” kata Nuryadin, sambil menyebut, ada lima sekolah yang menjadi sasaran dalam pengimbasan ini, yakni SMK Asidiqiyah, SMK Penabur, SMK Pancasila 1, SMK Pancasila 2 dan SMK Ma’arif Butuh.

Ngukudul Juman, S.Pd.I, selaku Kepala SMK Ma’arif Butuh menyampaikan terima kasih sekali atas ilmu yang diberikan kepada jajarannya. Dia berharap, semoga bisa meniru SMK Kesehatan Purworejo dan kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja.

“Karena kami masih miskin ilmu. Bimbingan dan bombongan dari Kepala SMK Kesehatan Purworejo sangat kami nantikan untuk selanjutnya,” pungkas Juman, yang sangat terinspirasi untuk semakin maju, semangat, walau kondisi bagaimanapun ingin maju seperti SMK Kesehatan Purworejo. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS