Geber Rakor Perdana, Ketum KONI Bali Giri Prasta Tekankan Pembinaan Atlit Berprestasi

oleh
Ketua Umum KONI Bali Nyoman Giri Prasta - foto: Yan Daulaka

KORANJURI.COM – Tanpa banyak membuat waktu, Ketua Umum KONI Bali, Nyoman Giri Prasta langsung menggeber Rapat Koordinasi (Rakor) perdananya dengan jajaran kabinet KONI BALI periode 2026-2030 pada Selasa (19/5/2026) di Ruang Rapat KONI Bali (lantai 1 GOR Lila Bhuana).

Agenda rakor usai dirinya resmi dilantik menjadi orang nomor satu di KONI Bali tersebut membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng dan Pra-PON serta PON 2028 di NTB dan NTT.

Didampingi Sekretaris Umum KONI Bali Ir. Ketut Jagra Sunu dan Waketum I KONI Bali, Dr. Drs. Maryoto Subekti, M.For., Giri Prasta mengatakan pihaknya melakukan rapat perdana dengan pengurus KONI secara menyeluruh secara spesifik membahas regulasi terkait peraturan yang akan dilaksanakan pada Porprov Bali 2027 di Bumi Panji Sakti Buleleng, termasuk Pra-PON dan PON.

”Reguliasi tersebut merupakan sebuah tatanan yang harus kita hormati bersama dan dilaksanakan. Tidak ada addendum saat pelaksanaan Porprov Bali nanti,’’ ujar pria yang juga Wakil Gubernur Bali ini.

Giri Prasta menyampaikan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama, maka sebelum pelaksanaan rapat kerja, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pengurus provinsi (pengprov) cabor-cabor yang ada. Setelah keputusan itu selesai dalam Raker, baru disosialisasi ke masing-masing kabupaten/kota supaya tidak ada kekecewaan dari atlet.

Giri Prasta mengungkapkan, KONI Bali sudah melakukan inventarisasi berkaitan dengan data atlet atau entry my name my address. Sehingga kedepan berpotensi dan dikuatkan juga termasuk jaminan kesehatan bagi atlet yang sudah meraih medali di PON.

Begitu juga atlet yang berpotensi mendapatkan medali dan belum pernah meraih medali di event nasional, termasuk cabang olahraga ekshibisi. ”Semua atlet sudah kita inventarisasi dan semua bidang sudah bergerak. Sehingga pada bulan Juni kita agendakan Raker,’’ katanya.

Ia menyampaikan, pihaknya akan berupaya agar pembinaan atlet berprestasi berkelanjutan. Karena itu, pembinaan mulai dari anak-anak SD, dan dirinya minta kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten/Kota di Bali untuk dimasukan ke dalam ekstra kurikuler anak-anak.

”Khusus kepada atlet yang berprestasi kami akan upayakan ketika mereka sudah purna menjadi atlet harus mendapat perhatian dari pemerintah. Ini sudah kami buatkan regulasi, apakah menjadi pegawai atau nanti kita buatakan bantuan penguatan modal pelaksanaan UMKM. Sehingga menjadi kebanggaan membawa harum nama Bali maka perhatian dari pemerintah harus jelas,’’ ucapnya.

Untuk itu, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Bapak Gubernur Bali untuk mengeluarkan SK penetapan Porprov di Kabupaten Buleleng. Selanjutnya menyusun pedoman pelaksanaan dan Kepanitiaan. Di sisi penting lainnya, Giri Prasta menekankan terkait Penggunaan anggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, jangan sampai salah arah.

Usai memimpin Rakor, Ketum Giri Prasta dan sejumlah pengurus KONI Bali meninjau Stadion Ngurah Rai untuk mengcek lintas atletik dan tribun penonton yang akan ditata ulang sesuai master plan yang sudah ada. (Yang Daulaka)