Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Purworejo Gelar Road Show Perpustakaan

oleh
Kegiatan Road Show Perpustakaan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Purworejo di Pantai Ketawang, Grabag, Kamis (23/02/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar kegiatan Road Show Perpustakaan di lokasi wisata pantai Desa Ketawang, Kecamatan Grabag, Kamis (23/02/2023).

Kegiatan yang digelar juga dalam rangka mengisi peringatan Hari Jadi ke- 192 Kabupaten Purworejo itu, dilakukan dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat dan anak- anak, juga membudayakan gemar membaca serta mengenalkan gedung perpustakaan daerah.

Kegiatan Road Show Perpustakaan ini diikuti oleh puluhan siswa- siswi dari 5 Sekolah Dasar Negeri yang ada di sekitar pantai Ketawang, yakni SDN 1 Patutrejo, SDN 2 Patutrejo, SDN Ketawang, SDN Noyosutan, dan SDN Ketawangrejo serta sejumlah ibu- ibu perwakilan dari Desa Ketawang.

Hadir dalam kegiatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Kapolsek dan Danramil Grabag, Kepala Desa Ketawang, dan sejumlah guru pendamping dari 5 SDN yang terlibat.

Kabid Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Aspiyatun, mengatakan, kegiatan road show dilaksanakan oleh bidang perpustakaan itu merupakan salah satu upaya bidang perpustakaan untuk mendekatkan kepada masyarakat dan anak- anak dalam meningkatkan minat baca, karena perpustakaan salah satu tujuanya adalah meningkatkan minat baca yang nantinya dikembangkan dalam perpustakaan berbasis Inklusi Sosial.

“Road show dilaksanakan di pantai Ketawang ini karena kita mendukung program bupati satu desa satu wisata. Salah satu untuk mendukung itu kita juga ikut mempromosikan dan mengenalkan tentang wisata yang ada di desa- desa se- Kabupaten Purworejo,” ujar Aspiatun.

Selain itu, kata Aspiatun, pihaknya juga mengenalkan keberadaan gedung perpustakaan daerah yang telah selesai dibangun dan diresmikan sekitar 1 tahunan lalu, yang berada di dekat alun- alun Kutoarjo dan telah memiliki berbagai pelayanan dibidang perpustakan, seperti ruang baca umum, ruang baca anak, ruang difable, ruang pelestarian, ruang audio visual, dan ruang komunitas serta lapangan basket yang sudah ramai digunakan, sehingga masyarakat bisa baca dengan aman, dengan layanan yang aman pula.

Disebutkan, ada tiga agenda kegiatan yang dilaksanakan dalam road show perpustakaan itu, yaitu program membaca bagi anak- anak, lomba mewarnai bagi anak- anak dan pelatihan merangkai mahar untuk ibu- ibu warga masyarakat Desa Ketawang.

“Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan untuk ditahun 2023 ini, kita masih ada agenda yang sama yaitu road show perpustakaan dengan melihat tempat dimana disitu ada wisatanya dan masih ada 5 kegiatan lagi yang akan diadakan dengan waktu selama dua bulan sekali,” katanya.

Road show perpustakaan, lanjutnya, merupakan kebanggaan atau program inovasi baru dari bidang perpustakaan, yakni sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca dan mendekatkan diri kepada masyarakat yaitu dengan cara road show.

“Didaerah lain belum ada dan ini inovasi baru yang dipunyai kita,” tegasnya.

Dampak dari kegiatan itu diharapkan ada peningkatan minat baca pada anak- anak. Dimana selain Dinas memiliki program perpustakaan keliling, namun belum bisa menjangkau semua SD, karena keterbatasan tenaga dan armada.

Untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sendiri saat ini hanya memiliki 4 tenaga pustakawan, 3 tenaga administrasi dan 4 THP. Padahal idealnya jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Purworejo yang ada, setidaknya dinas bisa memiliki minimal 11 tenaga pustakawan, dan 31 administrasi, baru bisa menjalankan program secara leluasa dan bisa menjangkau seluruh sekolah dan desa.

“Ketika ada road show seperti ini anak- anak menjadi sangat minat sekali membaca, bahkan ada guru yang minta SD nya untuk dikunjungi perpustakaan keliling dan kedepan rencananya akan kita coba agendakan meskipun entah berapa bulan sekali karena keterbatasan tenaga dan armada, karena saat ini masih baru ada 40 titik perpustakaan keliling, jadi masih jauh dari ideal,” harapnya.

Aspiyatun berharap kedepan masyarakat maupun OPD dan lembaga terkait, seperti rumah baca di Purworejo, kemudian dari mitra perpustakaan, BUMD dan BUMN, bisa bekerjasama dengan dinas untuk mencerdaskan anak bangsa, karena perpustakaan adalah salah satu pendukung pendidikan.

“Dengan membaca, mereka akan mengembangkan ilmunya, melakukan inovasi, dan meningkatkan skill nya atau meningkatkan cara berfikirnya untuk meningkatkan potensi diri sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan mereka dari apa yang mereka baca,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ketawang, Triyanto, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan road show perpustakaan itu. Dirinya berharap kegiatan itu bisa dilaksanakan secara rutin sehingga bisa meningkatkan minat baca tidak hanya bagi anak- anak namun juga bagi warga masyarakat secara umum.

“Berkaitan dengan kegiatan road show ini saya merasa senang karena bisa meningkatkan minat baca bagi anak- anak selain itu juga ada pelatihan merangkai mahar, harapannya bisa menambah ketrampilan bagi ibu- ibu di Desa Ketawang ini, juga kegiatan ini sebagai ajang promosi pariwisata, kata Triyanto, yang berharap kedepan kegiatan tersebut bisa dilakukan secata rutinitas khususnya untuk minat baca bagi anak-anak SD, karena bisa menambah sumber pengetahuan. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS