KORANJURI.COM – Sebagai aktifis pendidikan anak usia dini, Putri Suastini Koster mendorong guru TK menjaga semangat pengabdian dan pendidikan berlandaskan kasih sayang.
Menurutnya, pendidikan usia dini jadi pondasi penting dalam membentuk kepribadian, ketangguhan dan karakter anak.
- Guru TK diminta jaga semangat pengabdian: Putri Suastini Koster mendorong guru TK mendidik anak usia dini dengan kasih sayang agar tumbuh jadi generasi tangguh, berkarakter, dan tidak mudah menyerah.
- Kesejahteraan guru TK perlu diperhatikan: Mengasuh anak usia dini bukan pekerjaan mudah, butuh kesabaran dan ketulusan, sehingga kesejahteraan anggota IGTKI harus jadi perhatian.
- IGTKI-PGRI perkuat profesionalisme: Konferensi IGTKI-PGRI Provinsi Bali mengusung tema penguatan profesionalisme guru TK untuk mewujudkan guru yang profesional dan berkeadilan.
“Berikan kasih sayang dan pendidikan terbaik kepada anak-anak kita, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan tidak mudah menyerah,” kata Putri Koster menghadiri Konferensi IGTKI-PGRI Provinsi Bali di Denpasar Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, mendidik anak usia dini bukanlah tugas yang mudah. Selain membutuhkan kompetensi, guru TK harus memiliki kesabaran, ketulusan, dan tanggung jawab besar dalam mendampingi tumbuh kembang anak di masa keemasan.
Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan guru perlu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
“Mengasuh anak-anak usia dini bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyak hal terkait kesejahteraan IGTKI yang perlu diperhatikan, karena guru-guru TK kita telah dengan tulus mengasuh dan mendidik anak-anak kita,” jelasnya.
IGTKI-PGRI punya peran strategis sebagai perhimpunan guru TK untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat profesionalisme, serta memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan anggotanya.
Organisasi diharapkan mampu membangun solidaritas dan menjadi ruang kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan anak usia dini.
Konferensi tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah strategis untuk pengembangan organisasi.
Sementara, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IGTKI-PGRI Eka Putri Handayani mengatakan, konferensi mengangkat tema penguatan profesionalisme guru TK dalam rangka mewujudkan guru yang profesional dan berkeadilan.
“Tema tersebut diharapkan menjadi landasan bagi organisasi untuk terus meningkatkan kualitas,” kata Eka. (*/Way)
