Dari Bule Ngamuk ke Pecalang dan WNA Buka Jasa Berkendara Motor yang Dideportasi

oleh
Bule asal Rusia mengamuk kepada pecalang yang menghentikannya karena akses jalan sementara digunakan untuk upacara Melasti di Pecatu, Badung, Bali - foto: screenshot

KORANJURI.COM – Ingat dengan WNA yang membuka jasa pelatihan berkendara motor. Keduanya, RK dan AGr telah dideportasi dari Indonesia, melalui bandara Ngurah Rai pada 21 Maret 2023 dini hari.

Selain itu, Imigrasi juga mendeportasi AGa dan DG lantaran melakukan pelanggaran ijin tinggal atau overstay.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Sugito mengatakan, penangkapan WNA yang menyalahgunakan izin tinggal berawal dari pengumpulan data intelijen.

Petugas Imigrasi mendapati adanya dugaan WNA yang menyalahgunakan izin tinggal sebagai pelatih sepeda motor. Tim Inteldakim Imigrasi Ngurah Rai kemudian melakukan penindakan.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Anggiat Napitupulu menambahkan, jajaran Imigrasi Ngurah Rai terus bekerja melakukan pengawasan orang asing dengan melakukan patroli keimigrasian.

“Patroli keimigrasian yang kami lakukan tidak terbatas pada patroli di lapangan saja namun juga patroli digital melalui kanal-kanal media sosial,” kata Anggiat.

Belakangan, semakin marak ulah para WNA di Bali yang melakukan pelanggaran. Mereka bukan hanya melakukan pelanggaran administratif keimigrasian saja, tapi juga ada yang berkonflik dengan masyarakat.

Yang terbaru, viral wisatawan mancanegara mengamuk terhadap pecalang yang tengah bertugas mengamankan upacara. Peristiwa itu terjadi di Pecatu, Bali.

Saat itu, sepasang wisawatan, perempuan dan laki-laki, dihentikan oleh pecalang karena akses jalan tengah digunakan untuk upacara Melasti menjelang Nyepi.

Namun, bule laki-laki tidak terima dan mulai membentak para petugas pecalang. Dalam situasi yang semakin buruk, bule perempuan berusaha menengahi agar tidak terjadi keributan.

Namun, salah paham kembali terjadi. Bule laki-laki berteriak dan merasa ada salah satu pecalang yang menyentuh pacarnya. Si bule laki-laki berusaha mengejar seseorang yang mendapatkan tuduhan itu. Kejadian itu berhasil dilerai dan bule yang mengamuk itu berhasil ditenangkan kembali. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS