KORANJURI.COM – Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, PT Bali Turtle Island Development (BTID) memfasilitasi memfasilitasi Perpustakaan Keliling (Pusling) di SD Negeri 2 Serangan, Rabu (23/9/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi BTID dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar serta Gramedia.
Kepala Departemen Komunikasi BTID Zefri Alfaruqy mengatakan, kegiatan literasi tersebut dilakukan secara menyenangkan bagi anak-anak Serangan.
“Program yang jadi bagian dari Perpustakaan di Ruang Terbuka (PARTA) dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan 2026 yang bertema ‘Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran’,” kata Zefri.
Dalam kesempatan itu, Zefri mengungkapkan, kehadiran perpustakaan keliling itu dapat memantik rasa ingin tahu serta menumbuhkan kebiasaan membaca para siswa.
“Kolaborasi ini merupakan inisiatif kami dalam membawa akses literasi yang lebih dekat dan menyenangkan bagi anak-anak di wilayah Serangan,” ujar Zefri.
Kepala SD Negeri 2 Serangan Ni Made Depi Juliantini mengatakan, kehadiran Pusling menjadi angin segar di tengah keterbatasan fasilitas perpustakaan sekolah yang masih direnovasi hingga Desember mendatang.
Dirinya merasakan kebahagiaan dan rasa antusias anak-anak. Setidaknya, ada lebih dari 60 siswa kelas 6 terlihat antusias mengakses 711 koleksi buku bacaan dan pengetahuan umum.
“Kegiatan literasi memang sangat kurang karena perpustakaan kami belum bisa dipergunakan maksimal. Dengan adanya kunjungan ini, setidaknya kita bisa menjadikan kegiatan membaca menjadi sebuah kebiasaan,” kata Depi Juliantini.
Koordinator Mobil Pusling SD Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Juli Artana menjelaskan pentingnya mengimbangi gempuran gadget dengan buku bacaan sebagai acuan utama literasi.
Kolaborasi itu menurut Juli Artana sangat terbuka. Dirinya berharap kolaborasi seperti itu terus diadakan karena penting sekali untuk mengenalkan pentingnya membaca sejak dini kepada anak-anak.
BTID bersama pihak sekolah dan dinas terkait berharap ruang baca terbuka seperti itu dapat kembali hadir pada periode selanjutnya.
Sementara, Putri dan Devia, siswi kelas 6 merasa antusias hingga berani maju ke depan menceritakan ulang buku yang baru mereka baca.
“Senang! Nanti mau begini lagi, soalnya seru, kalau bisa setiap minggu, biar ada bacaan buku baru,” ujar mereka. (Way)
