KORANJURI.COM – Satrio Wijaya Kusumo (17), petinju dari Kabupaten Purworejo berhasil meraih medali perak dalam Popda tingkat Provinsi Jateng tahun 2024 pada cabor tinju.
Atas prestasinya, Satrio, putra ke dua pasangan Sugiyanto-Leni Marlina ini mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sekitar Rp 4 juta dari Pemkab Purworejo. Secara simbolis, hadiah bagi atlet-atlet berprestasi di Popda tingkat Provinsi ini diserahkan oleh Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH pada upacara Haornas ke-41, Senin (09/09/2024) kepada perwakilan.
Sugiyanto, selaku ayah Satrio mengaku sangat bangga dengan prestasi anaknya. Menurutnya, memang sejak kecil mulai dari TK, Satrio sudah diperkenalkan dengan olahraga tinju, sesuai olahraga yang digeluti Sugiyanto.
“Memang sudah kita persiapkan, mulai kita kenalkan dan kita didik di cabor tinju. Waktu dia masih SD dan SMP cabor tinju belum memasyarakat, hanya di lingkup TC-TC saja,” jelas Sugianto, mantan petinju nasional ini.
Dikatakan, Satrio, siswa SMK YPT Purworejo kelas XII TSM yang turun di kelas Bantam 54 kg ini sempat 3 kali meraih emas di Popda tingkat Kabupaten. Melaju hingga ke jenjang provinsi di tahun 2022 awal, namun masih belum mendapat hasil.
Di tahun 2023, walaupun dengan susah payah akhirnya bisa meraih perunggu. Di tahun 2024 di ajang yang sama, Popda tingkat Provinsi Jateng, berhasil meraih medali perak.
“Harapannya, karena usianya sudah 17 tahun dan jenjangnya beda (bukan pelajar lagi), kedepan kita persiapkan untuk ke kancah Porprov,” ujar Sugianto.
Pengalaman-pengalaman di Popda tiga kali ini, terang Sugiyanto, dimanfaatkan untuk melaju ke Porprov.
Selama ini, latihan yang dijalani Satrio dengan mengikuti jadwal sang ayah melatih ekstrakurikuler tinju di sekolah-sekolah serta berlatih tetap di eks SD Gesing, Purwodadi tiga kali seminggu.
“Mudah-mudahan di Porprov, Satrio bisa lebih berprestasi lagi,” pungkas Sugiyanto. (Jon)
