Bantuan Untuk Bayi Teguh Mulai Mengalir

oleh
Pemberian bantuan kepada Teguh, bayi yang lahir tanpa tangan dan kaki, Selasa (27/12) - foto: Sujono/Koranjuri.com

Bakti sosial, merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT PDAM, setelah sebelumnya menggelar kegiatan tumpengan, donor darah, dan bagi-bagi bibit untuk pelanggan.

Untuk tumpengan sendiri, sudah dilaksanakan Selasa (13/11) lalu, dengan dihadiri Bupati Agus Bastian. Kegiatan dilanjutkan dengan bagi-bagi bibit untuk para pelanggan.

“Ada 1000 bibit tanaman keras yang kami bagikan kepada pelanggan, jenis duku, klengkeng, dan sawo,” terang Hermawan.

Tujuan dari pemberian bibit tersebut, kata Hermawan, mendidik masyarakat menanam tanaman keras untuk sirkulasi hydrogeologi, atau penyerapan air.

Pemberian bibit kepada pelanggan PDAM Purworejo – foto: Sujono/Koranjuri.com

Hermawan prihatin dengan masyarakat saat ini, yang cenderung mengalihfungsikan lahan, dengan tidak menanam tanaman, tapi untuk bangunan, rabat beton, ataupun lainnya. Ini menjadikan area tangkupan air jadi berkurang.

Kalau terjadi hujan, jelas Hermawan, air akan hilang percuma, karena hanya lewat permukaan tanah, sehingga tidak tersimpan di cekungan air (aquifer). Dampaknya, akan terjadi tanah longsor, maupun banjir.

“Tujuan jangka panjangnya, agar stok ketersediaan air di alam terjaga,” terang Hermawan.

Untuk bakti sosial, PDAM Purworejo juga bekerjasama dengan PMI menyelenggarakan donor darah, Kamis (22/12), yang diikuti karyawan dan keluarga besar PDAM Purworejo. Dari kegiatan ini, terkumpul 32 kantong darah.
 
 
jon