Bangun Jiwa Kepemimpinan yang Berkarakter, 90 Siswa SMK YPP Purworejo Ikuti LDKS

oleh
Penyematan tanda peserta LDKS oleh Kepala SMK YPP Purworejo Mugi Widodo, S.Pd., kepada perwakilan, Jum'at (11/11/2022) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 90 siswa SMK YPP Purworejo, mengikuti kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) tahun 2022, dengan tema ‘Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Berkarakter pada Generasi Millenial’

Pembukaan LDKS dilakukan oleh Kepala SMK YPP Purworejo, Mugi Widodo, S.Pd., Jum’at (11/11/2022), yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, dalam LDKS tahun ini yang berlangsung selama dua hari, dari Jum’at (11/11/2022) hingga Sabtu (12/11/2022), diikuti peserta dari unsur OSIS, PMR, PKS dan Dewan Ambalan. Mereka ini berasal dari kelas X dan XI.

Menurut Mugi, LDKS ini diikuti anak-anak pilihan yang merupakan perwakilan dari setiap kelas, yang harapannya nanti, ketika menjadi seorang pemimpin harus memiliki jiwa karakter yang kuat.

“Seorang pemimpin itu harus memiliki teladan, yang dalam Islam itu Nabi Muhammad, yang memiliki sifat jujur, amanah dan bertanggung jawab. Dan pemimpin yang baik itu harus memiliki sifat-sifat itu,” ujar Mugi, di sela kegiatan.

Kata Mugi, ada tiga kecerdasan yang harus dimiliki seorang pemimpin, yakni IQ, EQ dan SQ. Bahwa setiap siswa memiliki IQ (Intelligence Quotients) atau kecerdasan yang berbeda. Tapi tetaplah optimis untuk sukses. Karena kesuksesan tidak semata-mata dari IQ tinggi.

Untuk bersosial, dibutuhkan EQ (Emotional Quotients), yang berkaitan dengan empati. Ada kepedulian, yang juga merupakan jiwa kepemimpinan. Dan SQ (Spiritual Quotients), merupakan dasar, karena ketika seorang pemimpin nanti memiliki spiritual ibadah yang bagus Insya Allah dia akan amanah.

Beragam materi, ungkap Mugi, diberikan selama dua hari pelaksanaan LDKS. Di hari pertama, kegiatannya full di ruangan indoor GOR Aguna, dengan materi Wawasan Kebangsaan dari Koramil Banyuurip, dilanjutkan dengan materi Hukum dan Peraturannya dari Polsek Banyuurip, Keorganisasian dari Dinporapar, serta materi tentang Kesehatan Remaja Puskesmas Banyuurip.

Dan dihari kedua, pemberian materi dilakukan di Bukit Seribu Besek, Bener, yang akan diisi dengan kegiatan outbound, yang bertujuan untuk melatih dan menumbuhkan siswa rasa kebersamaan, gotong royong, kerjasama, dan lainnya.

“Harapannya setelah mengikuti LDKS ini, siswa bisa menjadi teladan/contoh untuk adik-adiknya. Paling tidak teladan bagi diri sendiri, ke teman-temannya, juga ke lingkungan sekitar,” pungkas Mugi. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS