KORANJURI.COM – Dukungan fiskal terhadap transportasi publik jadi salah satu isu yang mencuat dalam debat perdana Cagub dan Cawagub Bali 2024. Komitmen pemerintah dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Bali, terutama wilayah Denpasar dan Badung.
Menurut Cawagub Bali dari nomer urut 02 Nyoman Giri Prasta, pihaknya telah merancang model transportasi publik yang moderen seperti mass rapid transit atau moda raya terpadu tanpa beban APBD.
Giri Prasta melanjutkan, transportasi publik yang dibutuhkan untuk Bali perlu menyesuaikan dengan pembangunan berkelanjutan yakni clean and green. Dia mengatakan, moda transportasi moderen juga perlu memberikan akses kepada pejalan kaki.
“Kita pastikan transportasi di Bali ini clean and green, kita akan mengikuti perkembangan jaman dan beralih kepada listrik, itu harus dilakukan dengan baik,” kata Giri Prasta, Rabu, 30 Oktober 2024.
Ia mengatakan, Paslon Koster-Giri telah mendesain skema untuk memberikan akses untuk transportasi publik gratis yang aman dan nyaman. Ia meyakini, dengan pola yang ditawarkan Koster-Giri masyarakat akan mau beralih ke transportasi publik.
Sebelumnya, dalam pemaparan visi dan misinya, Cagub Bali Wayan Koster memberikan gambaran visual soal rencana underpass baru yang akan dibangun di Kota Denpasar dan Badung.
Koster mengatakan, jika terpilih jadi Gubernur Bali untuk periode kedua, dirinya akan mewujudkan infrastruktur jalan baru berupa tiga underpass dan gedung parkir baru untuk mengatasi kemacetan.
“Moda trasnportasi publik nantinya akan bersanding dengan peningkatan infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan. Harus diselesaikan agar wisatawan nyaman berjalan,” kata Koster.
Koster mengatakan, jalan bawah tanah itu masing-masing, underpass Tohpati, dan di jalan Ahmad Yani, Denpasar, serta underpass Jimbaran di Kabupaten Badung.
“Pembangunan gedung parkir berada di Sanur, agar tidak ada lagi parkir di pelabuhan Sanur tapi parkir di gedung ini, supaya rapi,” kata Koster.
“Dari gedung parkir itu juga dibangun gedung shuttle yang menuju pelabuhan Sanur. Supaya tidak macet di Sanur dan Denpasar, menyisir pantai dengan sangat indah,” tambahnya.
Debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2024 mengambil tema ‘Memformat Bali Menuju Pariwisata Nerkelanjutan’.
Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, debat perdana yang berlangsung sebagai permulaan yang baik.
“Moderatornya pun kami pilih bukan dari Bali supaya netral. Jadi ini yang kita lakukan hari ini. Debat selanjutnya tanggal 9 November, segera akan kita rapatkan untuk tempatnya,” kata Lidartawan. (Way)
