Antisipasi Penyebaran PMK, Bali Gencarkan Vaksinasi pada Hewan Ternak

oleh
Vaksinasi PMK untuk hewan ternak di Wantilan Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu, (9/9/2023) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Penyakit mulut dan kuku (PMK) masih menjadi ancaman serius pada hewan ternak. PMK yang mulanya ditemukan di Jawa Timur, saat ini mulai menyebar ke berbagai wilayah termasuk Bali.

Sekretaris Satuan Petugas (Satgas) Provinsi Bali I Made Rentin menjelaskan, untuk mengantisipasi penyebaran PMK, Bali melakukan percepatan vaksinasi terhadap hewan ternak.

Vaksinasi digelar di Wantilan Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu, (9/9/2023).

“Ini dilakukan secara cepat agar penularan PMK pada hewan ternak tidak semakin meluas dan mengakibatkan kualitas daging menjadi rusak,” kata Made Rentin.

Menurut Rentin, PMK menyebabkan denaturasi protein pada otot hewan. Namun, tidak sampai menyebabkan daging hewan ternak ikut tercemar penyakit tersebut.

“PMK pada dasarnya tidak menyebabkan ketercemaran pada daging yang bisa merusak kesehatan masyarakat,” ujar Rentin.

Namun, kasus PMK tetap saja memicu kecemasan, terutama untuk para peternak. Rentin menambahkan, reseptor virus ini hanya terdapat pada sapi, kambing, domba, babi dan kerbau. PMK ini tidak ditemukan pada manusia.

Dirinya meminta, kolaborasi antar sektor untuk melaksanakan vaksinasi PMK. Gebyar Vaksinasi PMK ditargetkan menyasar 1.000 hewan ternak. Rentin menyebutkan, sekalipun kasus PMK sudah nihil, tapi kegiatan vaksinasi harus tetap dilaksanakan.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menambahkan, targetnya Bali bebas PMK di tahun 2024.

“Dengan cara mencapai vaksinasi PMK yang tinggi dan merata di Bali,” kata Sunada

Gebyar vaksin PMK hari ini dihadiri oleh perwakilan Satgas Penanganan PMK se-Bali, Dinas peternakan dan kesehatan hewan se-Bali Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar.

Kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari Balai Besar Veteriner Denpasar, Universitas Udayana, PDHI Bali, AIHSP Bali dan tokoh-tokoh kesehatan hewan di Bali. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS