Aksi Nyata P5-1, SMPN 9 Purworejo Gelar Khotmil Qur’an dan Peringatan Isra’ Mi’raj

oleh
Aksi Nyata P5-1 SMPN 9 Purworejo dengan menggelar Khotmil Qur'an yang diikuti 100 siswa kelas 7, Kamis (23/02/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMPN 9 Purworejo, menggelar Khotmil Qur’an juz 30 dan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H, Kamis (23/02/2023) di halaman sekolah setempat.

Khotmil Qur’an ini diikuti oleh sekitar 100 siswa kelas 7. Sedangkan peringatan Isra’ Mi’raj diikuti oleh semua siswa, para guru, komite sekolah serta perwakilan orangtua siswa peserta Khotmil Qur’an dengan menghadirkan KH Abdul Haq dari Kalimiru, Bayan sebagai penceramah.

Dijelaskan oleh Kepala SMPN 9 Purworejo, Luluk Pratiwie, S.Pd., M.Pd., melalui Waka Kesiswaan Sri Hastini, S.Pd., bahwa kegiatan Khotmil Qur’an tersebut merupakan aksi nyata dari P5-1.

“Dalam P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), untuk P5-1 nya kita memilih kegiatan dengan tema Bangunlah Jiwa Raganya dengan kegiatan Khotmil Qur’an Juz 30 ini,” jelas Hastin, di sela kegiatan.

Untuk peserta P5-1, kata Hastin, semua siswa kelas 7. Namun belum semua siswa bisa melaksanakan Khotmil Qur’an ini. Bagi anak-anak yang belum Khotmil, diharapkan oleh Hastin untuk dilanjutkan di kelas 8, sehingga di kelas 8 dia bisa Khotmil.

Tujuan dari kegiatan P5 sendiri, menurut Hastin, adalah mengoptimalkan kemampuan siswa, menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

Untuk kegiatan P5-1, merupakan kegiatan yang dipilih sekolah yang berkaitan dengan peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia.

“Kita pilih kegiatan ini karena kita pandang sangat penting, karena berkaitan dengan karakter siswa. Kita tahu selama pandemi anak-anak belum begitu konsen untuk belajar Al Qur’an. Untuk itu sekolah memfasilitasi dengan kegiatan P5-1,” ungkap Hastin.

Dia menyebut, karena merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka, kegiatan P5-1 ini dimulai dari awal semester, yakni sekitar pertengahan bulan Juli atau awal Agustus 2022 hingga saat ini, dengan endingnya di aksi nyata P5-1 ini.

Tapi sebenarnya, ujar Hastin, dalam kegiatan P5-1 ini, proses anak belajar itu yang diutamakan. Dan selama itu juga ada penilaian, dan yang dinilai perkembangan anak dalam hafalan.

Misal, berkembang sesuai harapan, berkembang sangat seusia dengan harapan ataupun baru berkembang. Dan penilaian diberikan sesuai kemampuan anak. Sehingga masing-masing anak penilaiannya berbeda-beda, begitu juga dalam penilaian di raport.

“Cuma perbedaannya hanya berkembang dan belum berkembangnya saja. Tapi kalau poin yang dinilai sama,” jelas Hastin.

Dalam kegiatan P5-1, kata Hastin, siswa dibimbing guru berjumlah 7 orang. Jadi, setiap satu orang guru diberi tanggungjawab satu kelas dalam hal penilaian. Namun untuk mengajarnya dilakukan secara bergantian.

KH Abdul Haq dari Kalimiru, Bayan, saat mengisi pengajian dalam peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di SMPN 9 Purworejo, Kamis (23/02/2023) - foto: Koranjuri.com
KH Abdul Haq dari Kalimiru, Bayan, saat mengisi pengajian dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMPN 9 Purworejo, Kamis (23/02/2023) – foto: Koranjuri.com

Kepada para siswa, atas nama sekolah Hastin mengucapkan selamat bagi siswa yang sudah Khotmil hari ini dan sekolah merasa bangga. Bagi yang belum Khotmil, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan.

Kepada para siswa, Hastin juga mengajak untuk terus belajar membaca Al Qur’an, karena selian untuk pembentukan karakter, di dalamnya juga ada nilai ibadah yang sangat tinggi.

“Harapannya setelah Khotmil ini, tidak berhenti sampai disitu saja, tapi juga harus tetap belajar dan mudah-mudahan ini juga bisa membangun karakter anak-anak dimasa depan menjadi lebih baik lagi,” pungkas Hastin. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS