ACS Bali, Sekolah Internasional Pertama di KEK Kura Kura Resmi Beroperasi

oleh
ACS Bali yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, resmi beroperasi bertepatan dengan tahun ajaran baru 2025/2026 - foto: ACS Bali/Ist

KORANJURI.COM – ACS Bali, lembaga pendidikan yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura, memulai tahun ajaran baru 2025/2026.

ACS merupakan sekolah yang didirikan di Singapura pada tahun 1886. Pada tahap awal operasi, sekolah internasional ini menerima siswa dari kelas 1–5 dan kelas 7.

Setiap tahun akan menambah jenjang penerimaan siswa hingga kelas 12. Tamatan angkatan pertama akan diwisuda di tahun 2028 dengan lulusan International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP).

“Dimulainya tahun ajaran baru di ACS Bali menandai terwujudnya pusat pembelajaran di dalam kawasan ini,” kata Presiden Direktur PT Bali Turtle Island Development (BTID) Tuti Hadiputranto, Selasa (29/7/2025).

Di sekolah itu, kurikulum yang digunakan menggabungkan program Cambridge International untuk kelas 1-10 dan International Baccalaureate (IB) untuk Kelas 11-12.

Executive Principal ACS Bali Rob Burrough mengatakan, orangtua menaruh kepercayaan untuk pendidikan anaknya bukan karena kualitas akademiknya semata.

“Mereka juga percaya ACS membentuk generasi muda yang ulet, tangguh dan berkarakter kuat yang melengkapi keunggulan akademik kami,” Rob Burrough.

Dalam rencana program pendidikan, ACS Bali akan kolaborasi dengan komunitas Desa Serangan.

Para siswa akan diajak dalam kegiatan budaya bersama anak-anak setempat. Kegiatan itu juga untuk mendukung mata pencaharian berbasis laut melalui layanan masyarakat. Termasuk, mempelajari ekologi pesisir bersama warga Serangan.

“Semua kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran dan keterlibatan komunitas yang terintegrasi di sekolah,” kata Rob.

Kampus ACS Bali tahap I menempati lahan seluas 3 hektar di kawasan Kura Kura Bali.
Fasilitas utama mencakup ruang kelas, perpustakaan, aula olahraga, 12 laboratorium, serta kantin berkapasitas hampir 300 orang.

Area ini akan berkembang hingga 4,8 hektar dalam beberapa tahun mendatang. Rencana pengembangan mencakup kolam renang, asrama murid, dan ruang kelas baru berornamen Bali. (Way)