KORANJURI.COM – Peringatan Hari UMKM Nasional (Harnas UMKM) ke-XI tingkat Kabupaten Purworejo resmi digelar melalui kemeriahan Kutoarjo Local Pride Festival Tahun 2026.
Berpusat di Alun-alun Kutoarjo, kegiatan akbar ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. Hadi Pranoto, mewakili Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., Kamis (20/08/2026).
Mengusung konsep sirkular yang dirotasi bergantian tiap kecamatan, festival tahun ini menjadi momentum strategis untuk pemerataan promosi potensi lokal.
Keterlibatan 20 tenant UMKM unggulan yang memamerkan produk olahan pangan, kriya, fashion, hingga inovasi teknologi lokal dan 60 Tenant UMKM Purworejo (22 Multiproduk dan 38 makanan minuman), turut memeriahkan pameran berserta 15 Stand Tenda Sponsorship.
“UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta menjadi wadah kreativitas masyarakat,” ujar Ir. Hadi Pranoto saat membacakan sambutan Bupati Purworejo.
Festival yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 Agustus 2026 ini menghadirkan berbagai agenda menarik bagi pelaku usaha dan masyarakat luas.
Fokus utama dan rangkaian kegiatan “Kutoarjo Local Pride Festival” ini meliputi Gelar Produk Unggulan (UMKM Exhibition), Innovative Startup Talkshow & Creative Discussion, Clinic & Consultation Hub UMKM (Pusat Diagnosis dan Solusi Bisnis), Local Pride Competition & Creative Arena (Ajang Apresiasi dan Unjuk Bakat Kompetitif), Harmoni Local Pride Walk & Pesta Kuliner Rakyat (Jalan Santai & Panggung Keakraban),6 Cultural Art Heritage & Folk Entertainment (Panggung Mahakarya Kesenian & Hiburan Rakyat) serta Karnaval Grebeg Gunungan 16 Kecamatan sebagai puncak peringatan.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, S.T., selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa ajang ini tidak hanya berfokus pada pameran dan transaksi business matching, tetapi juga akselerasi digitalisasi serta perluasan akses pasar global bagi pelaku usaha lokal.
Pameran ini menciptakan perputaran ekonomi yang positif serta terjalinnya akses kemitraan baru, baik dengan ritel modern maupun pemodal.
“Dengan sinergi antara pemerintah, Forum UMKM, dan masyarakat, perhelatan ini diharapkan mampu mencetak UMKM Purworejo yang semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerah sendiri,” pungkas Wiyoto. (Jon).





