Rayakan Tahun Kuda dengan Konjen RRT, Koster-Giri Perkuat Harmoni Dua Bangsa

oleh
Gubernur Bali Wayan Koster berinteraksi dengan pemain barongsai dalam perayaan Imlek bersama Konjen RRT di Denpasar - foto: Ist.

KORANJURI.COM – Dalam perayaan Imlek yang diadakan Konjen RRT di Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster hadir bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Selasa (10/2/2026). Perayaan Imlek sendiri jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.

Dalam resepsi menyambut Tahun Kuda dalam Kalender Lunar itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, Imlek yang dirayakan bersama Konjen Tiongkok bukan sekedar selebrasi. Tapi menguatkan ikatan dua bangsa di Pulau Dewata.

“Nilai-nilai seperti kerja keras, kejujuran, ketekunan, serta pentingnya harmoni dan kebersamaan merupakan pondasi kuat dalam membangun masyarakat yang beradab dan sejahtera,” kata Koster.

Ia menambahkan, keberagaman budaya dan tradisi adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memisahkan. Imlek juga menjadi bagian menguatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

Tiongkok menjadi negara yang berkontribusi besar terhadap kunjungan wisatawan asing ke Bali. Di tahun 2024, kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 448 ribu dan meningkat signifikan di tahun 2025 menjadi 537 ribu.

Turis Tiongkok berada di peringkat ketiga setelah Australia dan India.

“Harapan besar bagi kami, hubungan Bali dan Tiongkok terus dan terus berkembang demi kesejahteraan bersama,” ujar Koster.

Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar Zhang Zhisheng menambahkan, tahun baru Imlek merupakan hari raya tradisional terpenting bagi Bangsa Tionghoa.

Imlek ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda Dunia oleh UNESCO.

“Jadi tanggal 17 Februari tahun ini, kita akan menyambut tahun baru Imlek, tahun kuda,” kata Zhang Zhisheng.

“Semoga di tahun yang baru ini, Bapak dan Ibu sekalian senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, kebahagiaan serta kemakmuran,” tambahnya. (*)