Dirjen PAUD Dikdasmen Pantau TKA di SMAN 6 Kota Denpasar

oleh
Siswa di SMA Negeri 6 Kota Denpasar mengikuti Test Kemampuan Akademik (TKA) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Di tengah hujan yang mengguyur Kota Denpasar, Test Kemampuan Akademik (TKA) SMA di Kota Denpasar tetap terlaksana dan berjalan lancar.

347 siswa kelas XII di SMAN 6 Denpasar mengikuti TKA yang dilaksanakan dalam tiga sesi hingga sore hari. TKA di Denpasar dipantau langsung oleh Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen Gogot Suharwoto, Kamis (6/11/2025).

Pemantauan mulai dilakukan sekitar pukul 07.30 WITA. Gogot memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan adil. Setiap ruang ujian dilengkapi satu proktor dan dua pengawas dari sekolah lain.

Soal yang diberikan berbeda di setiap komputer untuk menjaga integritas asesmen.

“TKA dilaksanakan secara inklusif dengan berbagai pilihan mode, daring penuh, semi daring maupun luring,” kata Gogot di Denpasar.

TKA merupakan tes nasional yang dirancang untuk membantu murid mengenali potensi dan bidang kemampuan mereka. Menurut Gogot, TKA tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan.

Tapi, hasilnya bisa menjadi cermin untuk siswa dalam memahami kemampuan siswa.

“Agar lebih percaya diri saat menentukan arah karier atau melanjutkan pendidikan,” terang Gogot.

Kepala SMAN 6 Denpasar I Ketut Suendi memastikan, seluruh sarana, prasarana, serta dukungan jaringan internet telah siap sejak awal.

“Kami sudah menyiapkan semuanya dengan baik. Syukurlah pelaksanaan TKA hari ini berjalan lancar,” kata Suendi.

Wardatul Ainun Jamillah, murid kelas XII-F1 yang mengikuti sesi kedua, mengaku lega dan tegang menunggu hasil.

Menurutnya, meskipun ada soal yang cukup sulit, namun dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin.

“Perasaan saya campur aduk, senang dan lega karena sudah selesai, tapi tetap tegang menunggu hasilnya,” kata Ainun.

Revitalisasi 16.400 Sekolah Telan Anggaran Rp16 Triliun

Dirjen Dikdasmen Gogot Suharwoto juga memantau program revitalisasi satuan pendidikan di SMAN 6 Denpasar. Revitalisasi meliputi pembangunan perpustakaan, ruang OSIS, dan toilet.

Program tersebut merupakan bagian dari Instruksi Presiden yang menyasar 16.400 sekolah di seluruh Indonesia, dengan total anggaran sekitar Rp16 triliun.

“Progres di sini sudah sekitar 85 persen dan ditargetkan rampung di awal Desember,” kata Gogot.

Usai dari SMAN 6 Denpasar, Gogot melanjutkan kunjungan ke TK Kesuma Sari Denpasar, SDN 10 Dauh Puri Denpasar, dan SMP Muhammadiyah 2 Denpasar.

Ia menekankan pentingnya pemutakhiran data Dapodik agar dukungan revitalisasi lebih tepat sasaran.

“Revitalisasi harus berbasis data yang akurat agar setiap bantuan menjawab kebutuhan nyata sekolah,” kata Gogot. (Way)