KORANJURI.COM – World Cleanup Day (WCD) pada 21 September 2025 menjadi momen gerakan global menjaga kebersihan lingkungan. Sekaligus mengurangi timbulan sampah plastik.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, world cleanup day diharapkan melahirkan perilaku baru dan peduli terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini akan melibatkan seluruh unsur, mulai dari instansi pemerintah, lembaga adat dan budaya, lembaga pendidikan, BUMN/BUMD, sektor pariwisata, komunitas lingkungan, hingga media massa dan organisasi masyarakat,” kata Dewa Indra, Kamis, 18 September 2025.
Ia mengatakan, kegiatan bersih sampah dunia itu diharapkan diikuti dengan aksi bersih-bersih di lingkungan masing-masing, baik di area kantor, sekolah, kawasan wisata, maupun ruang publik.
Bali sebagai destinasi wisata dunia menurutnya, harus memberi contoh dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kita jadikan WCD sebagai gerakan bersama untuk Bali yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dirinya juga meminta, setiap pelaksanaan didokumentasikan melalui foto atau video. Kemudian diunggah dan ditautkan ke panitia resmi paling lambat 30 September 2025.
“Hal ini penting untuk mencatat kontribusi Bali dalam gerakan WCD yang berskala global,” ujarnya. (*/Way)





