KORANJURI.COM – Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Bali kembali memantapkan kesiapannya untuk menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI 2025 dengan mengundang seluruh anggota panitia induk.
Acara Chef de Mission (CDM) meeting Porprov Bali XVI Tahun 2025 dihadiri oleh ketua KONI Kabupaten/Kota, Ketua Kontingen Kabupaten/Kota serta ketua bidang-bidang panitia pelaksana Porprov Bali XVI 2025.
Pertemuan CDM Meeting Porprov Bali XVI 2025 yang diadakan di Ruang Rapat Praja Sabha, Gedung Unit 3 Lantai 1, Kantor Gubernur Bali di Renon, Denpasar, Senin (11/8/2025).
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Porprov Bali XVI 2025 I Gusti Oka Darmawan melaporkan beberapa hal terkait pengambilan keputusan yang akan diselenggarakannya Porprov Bali XVI 2025.
Oka Darmawan menyebut tiga hal terkait keputusan Gubernur Bali dengan gelaran Porprov Bali XVI 2025, yakni bagaimana persiapan peserta, persiapan venus dan persiapan atlit.
Maka dengan keputusan orang nomor satu di pemerintahan Provinsi Bali itu, sebagai Ketua Panpel, Oka Darmawan melaporkan sudah membentuk panitia pelaksana dengan tim indepen, termasuk dewan hakim dan tim keabsahan.
Oka Darmawan turut menyampaikan, jika tim keabsahan akan bekerja dengan aturan yang ada. Dan dengan aturan itu sudah menghasilkan beberapa hal, yang salah satunya terkait atlit yang diharuskan dari hasil binaan di Bali.
Sebelumnya, KONI Bali selaku induk cabor yang bertanggungjawab penuh terselanggaranya Porprov Bali XVI 2025 telah menggelar beberapa agenda persiapannya, seperti launching logo dan maskot Porprov Bali XVI 2025 pada tanggal 9 Juli lalu di KONI Bali
Sementara Sekretaris Dewan (Sekda) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Bali selaku Ketua Panitia Induk Porprov Bali, Dewa Made Indra diwakili Kadisdikpora Bali, IKN Boy Jayawibawa mengatakan, CDM Meeting ini bertujuan untuk menyukseskan Porprov Bali yang akan dibuka pada tanggal 9 September dan ditutup pada tanggal 17 September 2025.
Disampaikan Boy, CDM Meeting juga ingin memastikan untuk menyelesaikan permasalahan yang ditimbulkan sebelum pelaksanaan, memastikan sarana prasarana, SDM penyelenggara, menjaga integritas dan sportivitas citra positif olahraga di Bali.
“CDM ini untuk menyamakan persepsi menghadapi ajang olahraga terbesar di Bali, yang menjadi wadah pembinaan, pengembangan prestasi dan penguatan persaudaraan antar kabupaten/kota,” katanya.
Porprov Bali XVI 2025 nanti diikuti sebanyak 48 cabang olahraga ditambah 4 cabor eksibisi. Oka Darmawan menyebut ada 2 cabor yang lebih dulu menggelar pertandingan sebelum pembukaan, yakni gateball dan futsal.
“Porprov dibuka tanggal 9 September 2025. Tapi sebelum itu juga sudah ada cabor yang melakukan pertandingan, yakni futsal dan gateball pada 28 Agustus 2025.
Sedangkan untuk venue di 7 kabupaten/kota se-Bali, terkecuali Bangli dan Gianyar. Selanjutnya kami akan menyampaikannya ke masing-masing cabor untuk mencari penginapan terdekat,” ungkap Oka Darmawan. (Yan Daulaka)





