Polres Purworejo Salurkan 13 Ton Beras SPHP: Upaya Stabilisasi Harga dan Cegah Penimbunan

oleh
Penyaluran beras SPHP oleh Polres Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dan mencegah penimbunan, Polres Purworejo telah menyalurkan 13 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang diperoleh dari Bulog Kabupaten Purworejo.

Penjualan beras SPHP ini dilakukan di berbagai lokasi, termasuk di 16 kecamatan melalui Polsek jajaran, di ajang Borobudur Indonesia Expo 2025, serta di depan Mapolres Purworejo.

Beras SPHP ini dikemas dalam paket 5 kilogram dengan harga Rp 11.600 per kilogram, sehingga satu paketnya dijual dengan harga Rp 58.000. Dengan harga yang terjangkau ini, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan lebih mudah.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polres Purworejo terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Untuk mengantisipasi penimbunan dan pengoplosan beras di pasaran, kata Kapolres, beras dijual dengan harga terendah kepada masyarakat dengan maksimal pembelian 2 paket.

“Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga wajar sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan di wilayah Kabupaten Purworejo,” ujar Kapolres, Senin (11/08/2025).

Polres Purworejo secara berkala menjual beras SPHP tersebut. Setelah 13 ton Beras SPHP yang diambil dari Bulog terjual semua, Polres Purworejo akan mengambil lagi stok Beras SPHP untuk dijual kembali kepada masyarakat.

“Polres Purworejo berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga pangan dan mencegah penimbunan di wilayah Kabupaten Purworejo,” pungkas Kapolres. (Jon)