Menjelajah Medan Menantang Sport Tourism di Pantai Pandawa

oleh
Pantai Pandawa di Desa Kutuh dengan tebing ikonik - foto: Koranjuri com

KORANJURI.COM – Pantai di Desa Kutuh, Kuta Selatan bukan hanya Pantai Pandawa saja. Di situ setidaknya ada 3 pantai dengan ikon tebing eksotis.

Dua pantai yang lain itu bisa disebut sebagai sisters beach yakni, Pantai Gunung Payung yang terkenal sebagai destinasi wisata religi dan yang kini lagi hype adalah Pantai Barak.

Letak geografis Desa Kutuh memiliki perpaduan yang ciamik antara perbukitan dan pantai. Maka tak mengherankan, kalau di sekitar kawasan itu kerap digunakan untuk upacara nyegara gunung.

Sebuah ritual yang digelar oleh umat Hindu di Bali untuk memberikan keseimbangan. Laut dan Gunung secara filosofis Hindu, saling terhubung dalam satu kesatuan yang saling mempengaruhi.

Kondisi alam yang asri dan menantang untuk dijelajahi itu, membuat kawasan Pantai Pandawa kerap dipilih sebagai venue kegiatan sport tourism.

Perintis destinasi wisata Pantai Pandawa I Nyoman Mesir mengaku, vendor event run biasanya memilih Pantai Pandawa sebagai lokasinya.

“Mungkin karena banyak handicap sehingga menantang untuk dijelajahi, mau yang ada tangga, jalanan tanah, jalanan berpasir sampai lintasan yang masih asli jalanan tanah, asli alam baru dibuka,” kata Nyoman Mesir.

Menurutnya, tekstur pasir di Pandawa lebih kasar dan berbeda dengan pasir seperti di pantai Kuta yang halus.

Kata Nyoman Mesir, tekstur pasir yang kasar akan menyulitkan langkah kaki karena begitu menginjak akan terbenam di pasir.

Sejak pertama akses ke Pantai Pandawa dibuka, sampai saat ini masih dilakukan penataan. Mesir mengaku, dirinya masih belum puas dengan penataan yang ada sekarang.

“Belum, sampai sekarang masih bergerak, seperti stand-stand UMKM itu harusnya sekarang sudah ditata, tapi karena efisiensi dicoret, tahun depan harus berjalan,” jelas Nyoman Mesir. (Way)