KORANJURI.COM – Lalu lintas dengan antrean kendaraan hingga 3 km jadi pemandangan di Sukabumi, Jawa Barat, saat libur panjang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H dan liburan anak sekolah.
Lonjakan volume kendaraan dari arah Bogor dan Jakarta menuju Sukabumi sudah mulai terlihat sejak Jumat (27/6/2025). Kendaraan mengular hingga KM 71 di exit tol Bocimi ruas Parungkuda.
Untuk mengurai kepadatan di simpang tiga lampu merah exit tol Parungkuda, Satlantas Polres Sukabumi memberlakukan pola buka tutup.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar mengatakan, rekayasa lalu lintas diberlakukan untuk mengurai antrean dan menormalkan jalur arteri Sukabumi-Bogor.
“Jalur arteri Sukabumi-Bogor menjadi urat nadi utama bagi para pelancong,” kata Yanuar, Minggu (29/6/2025).
Dia mengatakan, dominasi kendaraan yang datang dari Bogor dan Jakarta menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Sukabumi.
“Kami prioritaskan kendaraan kiriman dari Bogor atau Jakarta yang mengarah ke Sukabumi, dengan penguraian di setiap persimpangan,” ujar Ipda Yanuar.
Di Jalan Nasional Bogor Sukabumi terdapat beberapa jalur alternatif. Salah satunya mengarah ke Sukabumi dan keluar di tol Cigombong. Kemudian dapat melewati Tenjoayu yang mengarah keluar di Parungkuda.
Menurutnya, kepadatan jalur arteri menuju Sukabumi ini imbas dari adanya one way Puncak.
“Tadi informasi dari operasional tol Bocimi ekor terakhir di kilometer 71 atau estimasi 3 kilometer antrean,” jelasnya. (Thalib)





