Satlantas Polres Purworejo Gelar Operasi Gabungan, Ini Hasilnya

oleh
Kegiatan Operasi Gabungan yang dilakukan Satlantas Polres Purworejo, Jum'at (23/05/2025) – foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satlantas Polres Purworejo bersama Dinas Perhubungan, BPKPAD, UPPD Purworejo dan Subdenpom Purworejo melakukan Operasi Gabungan, Jum’at (23/05/2025).

Berlangsung di Gajah Mada, jalur Kutoarjo-Purworejo, dalam Operasi Gabungan ini dilaksanakan kegiatan pemeriksaan kendaraan untuk mengantisipasi Over Dimension Over Load (ODOL) serta jenis pelanggaran lalu lintas lainnya.

“Selama 1 jam operasi, dari Satlantas berhasil menindak 50 an pelanggaran lalulintas, dari Dishub ada 11 dan dari UPPD ada 11 wajib pajak,” jelas Kasatlantas Polres Purworejo AKP Untung Ariyono, SH., MH melalui Kanit Kamsel Satlantas Ipda Tukul Puji Puriyono, SH., MH., usai kegiatan.

Bagi pelanggar terkait tunggakan pajak kendaraan, ujar Puji, langsung diarahkan ke mobil Samsat keliling yang ada di lokasi.

Penindakan yang dilakukan Dinas Perhubungan, berkaitan dengan pelanggaran uji type dan uji berkala atau KIR.

“Kita berikan surat tilang bagi pelanggar, baik itu pelanggaran uji type atau KIR, maupun pelanggaran surat-surat,” ungkap Puji.

Dijelaskan, Operasi Gabungan dilaksanakan di jalur Kutoarjo-Purworejo, dimana jalur ini merupakan jalur yang rawan terhadap kecelakaan lalulintas. Anatomi jalan jelas lurus dan halus serta pandangan bebas.

Disitulah para pengendara atau pengemudi cenderung lebih tidak hati-hati. Seperti mengendarai kendaraan dengan tidak wajar dan sebagainya, sehingga disinilah sering terjadinya kecelakaan lalulintas.

Puji menyebut, operasi semacam ini rutin dilakukan, mengingat kejadian lakalantas di Kalijambe Bener beberapa waktu lalu dan menjadi viral. Karena pelanggaran lalu lintas merupakan penyebab utamanya terjadinya kecelakaan lalulintas.

Menurutnya, Satlantas Polres Purworejo juga melaksanakan kegiatan di ETLE, baik handheld maupun statis.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk patuh dan taat pada peraturan lalulintas. Hindari over dimension dan over load karena itu akan merusak struktur jaka, rawan macet dan berpotensi sekali menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas,” tegas Puji.

Dengan apa yang dilakukan jajarannya ini, sebut Puji, menciptakan Kamseltibcarlantas yang mantap di wilayah Purworejo khususnya.

“Terkait odol, beberapa kendaraan berhasil dihentikan. Namun demikian dari uji type maupun muatan yang dimuat dalam kendaraan itu memenuhi jumlah berat yang diijinkan maupun jumlah berat yang diperbolehkan,” pungkas Puji. (Jon)