KORANJURI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyiapkan rencana pembangunan di Bali dengan pengentasan kemiskinan ekstrim dan stunting.
“Penanganan kemiskinan dan stunting menjadi agenda nasional, bahkan Presiden RI Joko Widodo mengamanatkan agar kemiskinan ekstrim di 2024 ini harus tuntas,” kata Kepala Bappeda Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Sabtu, 25 November 2023.
Kondisi kemiskinan ekstrem di Bali dilaporkan menurun di tahun 2023. Ika Putra mengatakan, ada peningkatan APBD 2024 untuk menuntaskan kemiskinan ekstrim dan stunting di Bali.
“Ini wujud perhatian dan keseriusan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali untuk menurunkan kemiskinan ekstrem 0% di tahun 2024,” tambahnya.
Pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrim di Bali dibahas dalam Forum Bappeda se-Bali Tahun 2023.
Forum tersebut digelar di kawasan Geopark Batur, Kabupaten Bangli, Jumat (24/11/2023). Forum tersebut untuk menyamakan pemahaman dan persepsi dalam mengakselerasi penanganan prevalensi stunting dan penghapusan kemiskinan ektsrim pada tahun 2024.
“Ini merupakan dukungan moril yang sangat berarti bagi insan perencana untuk lebih bersemangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” kata Ika Putra.
Kegiatan dibuka Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan dihadiri Wakil Bupati Bangli, Kepala Bappeda provinsi, kabupaten dan kota se-Bali, Sekretaris, Kepala Bidang, dan staf teknis. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





