Damkar Purworejo Berikan Sosialisasi, Edukasi dan Simulasi Pemadaman Kebakaran di SDN Sokoharjo

oleh
Siswa SDN Sokoharjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo saat mengikuti kegiatan sosialisasi, edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran dari petugas Damkar Kutoarjo, Selasa (14/11/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Puluhan siswa SDN Sokoharjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan sosialisasi, edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran.

Dalam kegiatan yang berlangsung Selasa (14/11/2023) di lapangan desa setempat, dari pihak sekolah mengundang petugas Damkar cabang Kutoarjo, dari kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo. Selain siswa, kegiatan tersebut juga diikuti para orangtua/wali siswa, bapak ibu guru, siswa, dan orangtua/wali PAUD & TK serta pengurus komite.

Dibawah pimpinan Ambar, selaku Koordinator Lapangan Damkar Kutoarjo, para petugas mengawali kegiatan dengan memberikan pemahaman tentang tugas dan fungsi dari Pemadam Kebakaran. Dilanjutkan dengan pengenalan api dan cara penanganannya jika terjadi kebakaran.

Dalam kegiatan ini, para peserta ikut praktek langsung cara pemadaman kebakaran, dengan bimbingan dan arahan dari petugas Damkar.

Di sela kegiatan, Ambar menyebut, bahwa sebenarnya tugas dari Damkar sangatlah banyak. Namun dalam kegiatan ini hanya sebagian yang disampaikan, khususnya terkait cara-cara penanganan jika terjadi kebakaran.

“Dengan kegiatan ini bertujuan supaya masyarakat lebih banyak yang mengetahui dan mengenal tentang kebakaran, sehingga kebakaran bisa diminimalisir,” ungkap Ambar.

Kalau masyarakat banyak yang tahu dan paham bagaimana cara pengendalian, kata Ambar, otomatis akan meminimalisir terjadinya kebakaran, sehingga bisa dicegah sedini mungkin.

“Harapannya Damkar bisa terbantu oleh masyarakat luas. Dengan mereka paham dan bisa mengendalikan api (kebakaran) sedini mungkin, tidak sampai mengundang Damkar, api sudah bisa terpadamkan,” ujar Ambar.

Tri Joko Winoto, S.Pd.,M.M.Pd., Plt Kepala SDN Sokoharjo menyampaikan, yang melatarbelakangi kegiatan tersebut, bahwa sesuai perkembangan jaman setiap orang/rumah tangga memiliki kompor gas. Namun tidak setiap orang bisa menangani jika sampai terjadi kebakaran yang disebabkan karena kebocoran gas.

“Dengan adanya sosialisasi ini nantinya diharapkan siswa dan orangtuanya akan tahu, bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kebakaran, dari kompor gas utamanya,” ujar Tri Joko.

Dengan mengenalkan kepada anak sejak dini tentang kebakaran dan cara menanganinya, kata Tri Joko, paling tidak mereka akan tahu apa yang harus dilakukan jika sampai terjadi kebakaran.

“Dengan pengetahuan ini, anak-anak diharapkan bisa menyebarluaskannya kepada lingkungan sekitar, minimal ke anggota keluarga lainnya,” harap Tri Joko.

Saputro, Kades Sokoharjo yang ikut memantau langsung jalannya kegiatan sosialisasi, edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran ini sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Kepala SDN Sokoharjo.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali, positif dan bisa menambah pengetahuan serta wawasan siswa, juga orangtua,” ujar Saputro.

Ternyata, kata Saputro, banyak pengetahuan yang didapat dalam kegiatan ini. Misal, jika terjadi kebocoran atau kebakaran yang bersumber dari kompor gas ternyata tak serumit yang dibayangkan masyarakat cara menanganinya.

“Kita berharap kegiatan yang bersifat positif ini bisa dikembangkan untuk hal-hal lainnya. Dan selama ini, terjalin koordinasi yang baik antara sekolah dengan desa. Asalkan bersifat positif, kita pasti mendukung,” pungkas Saputro. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS