KORANJURI.COM – SMK Institut Indonesia (SMK ii) yang terletak di jalan Tentara Pelajar no.15A Kutoarjo, Purworejo, untuk tahun pelajaran 2023/2024 telah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Sekolah ini memiliki enam kompetensi keahlian, yakni Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Pemesinan (TP), Teknik Mekanik Industri (TMI), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).
Menurut Kepala SMK ii Kutoarjo Shinta Kusumastuti, S.T., M.Pd., kuota untuk PPDB tahun ini, TITL 1 kelas, TKJ 1 kelas, TMI 1 kelas, TP 1 kelas, TKRO 3 kelas dan 3 TBSM kelas, dengan jumlah siswa perkelas 36 siswa.
“Kita optimis target tercapai dan lebih dari tahun kemarin,” ujar Shinta, Rabu (05/04/2023).
Shinta mengungkapkan, banyak keunggulan yang dimiliki oleh SMK ii Kutoarjo. Untuk fasilitas sekolah, gedung milik sendiri, proses pembelajaran masuk pagi, ruang kelas untuk masing-masing rombel, ruang praktik untuk masing-masing jurusan, lab komputer dan bahasa, penyaluran kerja, WiFi, sarana dan prasarana olahraga dan seni, serta memiliki kantin dan koperasi sekolah.

Sekolah ini juga memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, yakni, balap motor, robotik, stir mobil, Hadroh, marching band, Pramuka, karawitan, serta lainnya.
Untuk syarat pendaftarannya, foto kopi KK, foto kopi akta kelahiran, foto kopi KIP/KPS/KIS, pas foto 3×4 2 lembar, serta mengisi formulir pendaftaran.
“Gratis untuk uang pendaftaran dan daftar ulang, serta mendapatkan 1 stel seragam OSIS,” jelas Shinta.
Dia juga menyebutkan sejumlah prestasi yang telah dicapai SMK ii baik secara akademik maupun non akademik. Diantaranya, sekolah ini telah mampu menciptakan mobil listrik, serta panel surya. Pada LKS SMK tingkat Kabupaten tahun 2023, SMK ii Kutoarjo berhasil meraih juara 1 pada mata lomba Teknik Intalasi Kelistrikan (Electrical Installation/Commercial Wiring) dan selanjutnya mewakili Purworejo di tingkat propinsi.
Shinta juga menyebut, bahwa semua kompetensi keahlian memiliki keunggulan masing-masing. Untuk jurusan TKRO, TBSM dan TITL sudah menjalin MoU dengan dunia industri.
PPDB tahun ini, Shinta lebih menonjolkan untuk jurusan listrik. Salah satu alasannya, di lingkungan kulon Kali Jali (wilayah Kutoarjo), hanya SMK ii yang memiliki jurusan TITL.
Listrik, menurut Shinta, juga memiliki banyak keunggulan. Peluang kerjanya masih terbuka lebar dan areanya luas, sementara ketersediaan lulusan masih terbatas. Jurusan listrik telah menjalin kerjasama dengan
PLN, Kereta Api dan Dishub. Kelebihan lainnya, untuk jurusan lain jika PKL itu bayar, untuk listrik gratis.
“Kita pernah ada permintaan dari sebuah BKK di Karawang untuk 30 tenaga kerja dari jurusan listrik, namun terpaksa tidak bisa memenuhi karena terbatasnya lulusan,” pungkas Shinta, yang menargetkan untuk listrik bisa mendapatkan dua kelas di tahun ini. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





